Suara.com - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Studi Ilmu Komunikasi kembali sukses menyelenggarakan acara Kommaksi yang disebut sebagai ajang apresiasi tahunan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi. Tahun ini, dalam rangkaian acara yang berlangsung sepanjang 1-4 Oktober 2018 lalu, ajang ini mengangkat tema "Post Modern" yang sengaja diambil sesuai situasi masyarakat saat ini yang akrab dengan derasnya arus dan akses informasi.
Berlangsung selama tiga hari, sesi "Exhibition" Kommaksi 2018 sendiri telah resmi ditutup pada 3 Oktober lalu. Sepanjang tiga hari itu, acara yang membawakan tema "Splash Your Art" yang selain dihiasi pameran dan beberapa workshop, juga diwarnai sesi hiburan, ini berhasil memberikan kesan baik.
Di hari terakhir "Exhibition" sendiri juga diadakan workshop Public Relations yang dibagi menjadi dua sesi. Ini ternyata menjadi sesi menarik, terbukti dengan besarnya antusiasme peserta hingga melebihi kuota ruangan. Tidak hanya itu, hari ketiga tersebut juga dituntaskan dengan acara "Movie and Coffee Festival", di mana selain diskusi kopi, ada sesi nonton film bergaya drive-in di atas mobil VW yang diklaim merupakan kegiatan kali pertama yang diadakan di Jawa Timur.
"Harapan ke depan, karya anak Ikom (Ilmu Komunikasi) lebih bagus dan kreatif. Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM itu bukan hanya bisa membuat video dan berbicara. Kami lebih dari itu," ungkap Dhetry selaku Ketua Pelaksana, sebagaimana disampaikan melalui rilisnya.
Berikutnya di hari keempat, kegiatan unggulan lain yang digelar adalah "KATAMASA", sebuah konferensi internasional yang bekerja sama dengan perusahaan multinasional di bidang industri kreatif, NAVA+ Group. Dihadiri sejumlah tokoh inspiratif dari dunia komunikasi kreatif, acara ini diadakan di Aula GKB 4 Lantai 9 UMM.
Konferensi yang dibuka mulai pukul 08.00 pagi itu dihadiri oleh peserta yang tidak saja berasal dari UMM, namun juga dari kampus lainnya, serta sejumlah perwakilan co-working space dan start-up industri komunikasi kreatif. Terbagi dalam lima sesi, konferensi ini antara lain menghadirkan ragam pembicara hebat seperti Farris Baharom (Malaysia), Benjamin Tok Tien Eu (Malaysia), Nancy Lin (Indonesia), Terence Wong (Singapura), hingga Mehdi Lamloum (Tunisia).
Dikatakan Arum Martikasari, salah satu dosen Ilmu Komunikasi, konferensi "KATAMASA" ini berbeda dengan seminar maupun workshop lainnya. Menurutnya, melalui acara ini audiens bisa mendapatkan banyak manfaat, karena selain bertemu dan mendengarkan langsung sharing dari banyak praktisi hebat, peserta juga berkesempatan melakukan simulasi dengan para ahli yang berasal dari bidang public relations, audio visual, serta jurnalistik.
Berita Terkait
-
Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina
-
Belajar Komunikasi Sosial: Pengalaman Lapangan Mahasiswa Fikom Selama Satu Semester
-
Antam Dukung Pameran Pasar Rakyat Fotografi yang Diselenggarakan Undira Cibubur
-
Kuliah Umum Komunikasi Digital Meriahkan Milad ke-9 Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta
-
Kolaborasi PMM UMM dengan Warga Desa Sumberagung Gelar Pentas Seni dan Bazar
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence