Suara.com - Masyarakat Cinta Masjid (MCM)menyatakan bahwa rumah ibadah bukanlah sebagai tempat berkampanye. Untuk tujuan ini, MCM berupaya terus menyampaikan keutamaan fungsi masjid atau musala, sebagai upaya untuk menangkal masuknya kepentingan politik praktis dalam rumah ibadah.
Menurut Ketua Umum MCM, Wishnu Dewanto, pihaknya khawatir karena rumah ibadah justru difungsikan sebagai tempat berkampanye.
“Masjid tidak boleh dijadikan sebagai tempat kampanye, menggiring opini dan orang untuk ke TPS supaya memilih salah satu calon di Pilpres 2019. Selain itu, seharusnya dalam pemilu tidak ada suasana panas, tindakan saling menjatuhkan, mencerca, ujaran kebencian, hoaks, fitnah dan suasana mencekam,” katanya, saat menyerahkan bantuan di Masjid Jami Maulana Hasanuddin, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/3019).
“Masjid ini unik, sudah berusia tua dan berada di jalan protokol serta dilalui LRT (light rail transit). Itu harus kita syukuri. MCM juga berusaha menyampaikan hal-hal yang positif kepada masyarakat, terutama tentang apa saja yang sudah dikerjakan pemerintah dan keberhasilannya, serta membangun bangsa ini, seperti MRT, LRT, jalan tol, pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dan dengan segala manfaatnya,” sambungnya.
Pada kesempatan itu, Wishnu juga menyampaikan, pihaknya telah memberi bantuan serupa secara serempak kepada 100 masjid lainnya se-Jakarta dan Bekasi. Menurutnya, ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap masyarakat, dan sebagai bagian dari upaya memuliakan rumah Allah.
Ketua DKM Masjid Jami Maulana Hasanuddin, Ahmad Syatiri Abduh, menyatakan apresiasinya.
“Dulu ini didirikan kakek saya, lalu dilanjutkan bapak saya dan kini saya yang mengurusnya. Kami tentu bergembira dan berterimakasih dengan adanya bantuan ini," ujarnya.
Puluhan masjid mendapat bantuan yang sama. Beberapa diantaranya adalah Masjid Jami Al hidayah, Cipinang, Jakarta Timur, Masjid Jami Nurul Huda , Kebon Pala, Jakarta Timur, Masjid Al Mughni, Jakarta Selatan, Masjid Al Mubarok, Jakarta Selatan, Masjid Jami Nurul Iman, Kabupaten Bekasi Masjid Raya, Jati Mulya, Kabupaten Bekasi, Musala Asmaul Husna, Pekayon, Kota Bekasi, dan Masjid Darul Hikam, Pondok Gede, Kota Bekasi
Baca Juga: Masyarakat Cinta Masjid: Masjid Harus Steril dari Politik Praktis
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja