Suara.com - Pada 2018 Tupperware membuat proyek nyata pemikiran super NASA X Tupperware.
NASA (National Aeronautics and Space Administration) sebuah badan Antariksa Amerika Serikat untuk penelitian luar angkasa, mengajak Tupperware bekerjasama menggunakan teknologi produk Ventsmart Tupperware pada proyek @TechShotInc dan @NASA untuk pengembangan dari PONDS (Passive Orbital Nutrient Delivery System).
Semula para Astronot yang melakukan perjalanan diluar angkasa hanya mengandalkan makanan frozen atau kaleng.
Dengan adanya proyek ini para Astronot mampu menanam selada dan tomat di luar angkasa dan terbukti berhasil. Ya, tanaman tersebut dapat tumbuh dan dapat digunakan sebagai bahan makanan segar yang dapat dimakan oleh para Astronot.
Melalui inovasinya, Tupperware kembali berhasil menorehkan prestasi Internasional, karena terpilih sebagai penerima penghargaan dari Fast Company oleh Design Awards.
Penghargaan terhormat untuk dua kategori yakni Perusahaan Desain Terbaik dan Desain Terbaik untuk proyek @TechShotInc dan @NASA untuk pengembangan dari PONDS (Passive Orbital Nutrient Delivery System) tersebut.
Fast Company adalah salah satu outlet media terbesar dan paling kredibel di Amerika yang terkenal secara global dalam meliput inovasi teknologi, kepemimpinan, dan desain.
Berita penghargaan inipun telah diumumkan secara resmi pada Senin, 9 September 2019 oleh Fast Company kepada Tupperware.
Untuk ditampilkan dalam seri penghargaan ini merupakan suatu kehormatan. Persaingan untuk mendapatkan penghargaan ini sangat sulit, karena terdapat sekitar 4.300 pendaftar.
Baca Juga: Banyak Titik Api Terlihat, NASA Soroti Kebakaran Hutan di Kalimantan
Berikut beberapa nama finalis dari brand global yang mendapatkan penghargaan inovasi Fast Company dari Design Award seperti Nike, Google, Logitech, Ikea, Samsung, Microsoft, IBM dan Tupperware.
Tupperware menjadi partner resmi untuk proyek yang sangat bergengsi ini. Desain yang inovatif selalu menjadi landasan pada produk. Sehingga Tupperware akan terus mendorong kreatifitas tanpa batas dan daya cipta untuk dapat memproduksi karya-karya melalui produk.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik
-
Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri
-
Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas
-
3 Contoh Teks Protokol Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap
-
Jutaan Buku Dihancurkan, AI Bertambah Pintar: Haruskah Kita Merayakannya?
-
Pesantren Kini Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya
-
Kombo dan Build Item Tersakit Saber di MLBB: Kabur kalau Ketemu 5 Hero Ini
-
5 Pilihan Body Scrub Ekstrak Green Tea untuk Merawat Kulit Cerah dan Halus
-
Driver Ojol Tasikmalaya Geram, Pemesan Misterius Diduga Sengaja Lakukan Order Fiktif Berulang