Suara.com - NTT Ltd., perusahaan penyedia layanan teknologi global mengumumkan PT. NTT Indonesia, yang merupakan perusahaan NTT Communications, dan PT. Dimension Data Indonesia, bersama 28 perusahaan lain di lebih 70 negara di seluruh dunia.
Selain pengubahan nama, juga penunjukkan pimpinan baru, yakni Hendra Lesmana sebagai CEO, Indonesia untuk bisnis NTT Ltd yang sebelumnya bernama Dimension Data Indonesia, dan Mizuho Tada sebagai Presiden Direktur untuk PT. NTT Indonesia yang menawarkan layanan infrastruktur ICT dan bisnis pusat data NTT yang ada di Indonesia.
Keduanya akan bertanggung jawab untuk memastikan pencapaian target dari NTT Ltd. dan klien-kliennya. Keduanya akan bertanggung-jawab kepada Kepala Sub-Wilayah untuk ASEAN, yakni Kim-Meng Png.
John Lombard, Chief Executive Officer Asia Pasifik untuk NTT Ltd., berkomentar, “Kami sangat senang dapat meluncurkan brand NTT di Asia Pasifik, karena berbagai perusahaan termasuk Dimension Data, DTSI, Emerio, NTT Communications, NTT Security dan Training Partners bergabung dengan Keluarga NTT Ltd.."
Kedua orang yang ditunjuk, dia menambahkan, telah dipilih untuk memimpin di Indonesia berdasarkan latar belakang mereka.
"Saya yakin bahwa di bawah kepemimpinan yang cakap, kami akan menjadi penyedia layanan terdepan yang dapat memberikan solusi inovatif yag cerdas dan mengatasi setiap tantangan digital yang klien kami hadapi di seluruh dunia," ucapnya dalam keterangan resminya.
Berbasis di Singapura, Png akan bertanggung jawab atas pengembangan strategis dan operasional perusahaan di Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, Cambodia, Laos, Myanmar, dan Filipina.
Ketika diluncurkan pada 1 Juli 2019, NTT Ltd. menyatukan 40.000 orang dari 28 perusahaan, termasuk Dimension Data, DTSI, Emerio, NTT Communications, NTT Security, dan Training Partners menjadi satu perusahaan. NTT Ltd. yang telah bermitra dengan lebih dari 10.000 klien di seluruh dunia, termasuk organisasi-organisasi terkemuka di sektor-sektor jasa keuangan, farmasi, telekomunikasi, energi & utilitas, manufaktur, otomotif dan teknologi.
Perubahan brand ini, menjadikan NTT di Indonesia akan dapat menawarkan kepada kliennya berbagai ragam keahlian dan kemampuan yang terdepan di berbagai macam teknologi.
Baca Juga: Deretan Aplikasi Ini Memuat Virus Joker di Play Store
Perusahaan lain yang telah bergabung membentuk NTT Ltd. hari ini termasuk Arkadin, CAPSiDE, DPA, DTSI Group, Emerio, e-shelter, Euricom, e2y, Global IP Network (GIN), Gyron, Netmagic Solutions, NTT Communications Cloud Infrastructure Services ( NTT Com CIS), NTT Communications Managed Services, NTT Global Networks, Nexcenter NTT Indonesia (NTTI Nexcenter), NTT i3, Oakton, RagingWire, Secure-24, SQL Services, Symmetry, Training Partners, Transatel, Viiew dan WhiteHat Security.
Selain dapat menawarkan solusi industri yang lebih mendalam kepada klien-klien, NTT di Indonesia akan mendapat manfaat dari pusat inovasi NTT di Jepang serta dapat memanfaatkan jaringan kemitraan sepenuhnya.
“Merupakan suatu kehormatan untuk terus memimpin bisnis NTT Ltd. di Indonesia ke era baru yang menarik ini. Kami senang, mulai hari ini, kami menawarkan klien-klien lokal dengan akses brand NTT pada keragaman keahlian dan luasnya cakupan kemampuan mereka," kata Hendra Lesmana.
Sementara itu, Mizuho Tada berpendapat bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi NTT.
"Kami berkomitmen untuk menumbuhkan pasar infrastruktur dan layanan TIK di Indonesia, serta menyediakan transfer teknologi inovatif ke bisnis-bisnis di Indonesia. Bersama-sama kita melakukan hal-hal besar," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan