Suara.com - Super Art Fest 2019 hampir memasuki babak akhir dimana 20 finalis seni telah terpilih. Tak mudah bagi juri hingga kurator untuk memilih 20 peserta ini masuk ke dalam tahap selanjutnya.
Pasalnya, peserta-peserta ini dipilih dari 552 peserta lain. Adjie Aditya Purwaka selaku perwakilan dari Supermusic mengatakan bahwa antusias para peserta cukup tinggi. Ini pun menjadi wadah baru bagi para penggiat seni untuk bekreasi.
"Kami happy. Kami nggak nyangka di tahun ini dapat 552 perserta. Sampai sekarang sudah kami kumpulkan. Ternyata antusias gede, wah ini keren sih,” kata Adjie Aditya, saat dijumpai di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Dia melanjutkan, "Super Art Fest bisa jadi wadah baru penggiat seni yang ada di seluruh Indonesia, bisa kasih wadah ini. Kami kasih apresiasi juga ke mereka. Sampai dari Makassar, Baubau, keren aja. Harapannya tahun depan jalan lagi sih."
Seperti diketahui, Super Art Fest menyajikan kompetisi dari empat bidang yakni street art, ilustrasi, komik strip, serta custom art yang menggunakan media sneakers. Berangkat dari sini, empat juri bakal menilai karya para peserta, mereka adalah Mohamad Taufiq dari juri kategori illustrasi, Sanchia Hamidjaya dari kategori komik strip, Tutu dari kategori street art dan yang tekrakhir Hardthirteen untuk kategori sneakers custom art.
Tutu menjelaskan tak mudah untuk memilih hasil karya finalis. Mengingat karya-karya yang dihasilkan cukup mumpuni. Maka dari itu, dia sedang mencoba berdiskusi dengan setiap peserta dan juga menggali konsep pemikiran.
"Terus terang gue lihat kemarin, susah untuk milih, gue sudah mengkesampingkan namanya proporsi teknis. Teknis sudah kepilih lima mumpuni. Apa yang gue coba gali masing-masing, apakah dari segi konsep pemikiran. Gue setuju banget ajang ini diskusi. Menurut gue, kalau kita berkecimpung di dunia art yang penting diskusi," jelas Tutu.
Hal senada juga disampaikan Sanchia dari komik strip. Ia pun sempat berdiskusi dengan peserta dan mepelajari cara berpikir mereka untum membuat karya.
"Jadi kegiatannya mentoring dan diskusi. Dari masing-masing finalis mateng semua sih. Ini bukan soal menang atau kalah, ini lebih ke cara berpikir. Gue dapet ilmu baru juga dari mereka," ucap Sanchia.
Baca Juga: Sambil Bawa CIU, Young Lex Ngamen di Lampu Merah
Dalam kompetisi ini, kurator hingga juri telah menetapkan beberapa kriteria penilaian. Kriteria-kriteria itu adalah dasar yang akan menguji konsep, ide pengaplikasian serta keserasian antara konsep dan aplikasinya.
"Kompetisi seni menurut saya paling sulit dinilai karena indikatornya luas banget. Ketertarikan saya sama suatu karya pasti beda dengan juri lain,” tutup Leon Barto selaku kurator.
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence