Suara.com - Kolaborasi Wafer Tango dan Dilan Bisa Perbaiki Gizi Buruk di Nias
Ada ratusan anak dengan status gizi buruk dengan kondisi yang sangat memprihatinkan di Indonesia. Hal ini tentu membutuhkan perhatian dari berbagai pihak untuk menyelamatkan generasi muda Indonesia, agar lebih sehat dan berkualitas.
Fokus inilah yang dimiliki Wafer Tango, salah satunya dengan membuat program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia (TPGAI). Selama tujuh tahun, Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, mengatakan jika TPGAI telah membantu mengatasi permasalahan gizi anak Indonesia, khususnya di kepulauan Nias, Sumatera Utara.
"TPGAI berhasil menyelamatkan ratusan anak dengan status gizi buruk dengan kondisi yang sangat memprihatinkan hingga saat ini mereka menyandang status gizi baik," kata dia dalam siaran pers yang suara.com terima.
Puluhan ribu anak usia sekolah, lanjut dia juga telah dijangkau edukasi tentang gizi dan pola hidup sehat melalui program TPGAI. Namun, Harianus mengatakam jika program positif ini sangat membutuhkan dukungan.
Inilah yang membuat Wafer Tango berkolaborasi dengan trilogi film Dilan untuk mengajak generasi milenial dapat berpartisipasi mendukung program TPGAI dengan membeli kemasan wafer Tango edisi Milea.
"Sebagian dari penjualan wafer Tango edisi Milea akan kami salurkan melalui program tersebut. Target kami tetap generasi milenial, generasi ini dikenal sebagai generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sosial. Jadi kami berharap dengan melibatkan program TPGAI, kami dapat menggugah kepedulian dari Dilanisme generasi milenial," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya
-
Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera
-
Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu
-
9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot
-
Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor
-
Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!
-
Terseret Kasus Suap Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap KPK
-
Kulit Sehat, Bumi Selamat! Ini 4 Rekomendasi Pelembap Refill untuk Semua Jenis Kulit
-
Baru Tayang, Spider-Man Brand New Day Jadi Film Terlaris ke-8 di Dunia!