Suara.com - Ramadan 1441 H tahun ini menjadi Ramadan yang sangat berbeda. Seluruh belahan dunia sedang menghadapi krisis kesehatan.
Hal tersebut, ternyata juga berdampak bagi Para lembaga zakat. khususnya Dompet Dhuafa dalam menjalani bulan Ramadan.
Hiruk pikuk donatur di konter maupun kantor zakat berkurang apalagi sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah kota besar memicu penurunan aktivitas masyarakat diluar rumah.
Lesunya perputaran ekonomi di masyarakat juga memicu dampak lemahnya perputaran zakat, hal ini bisa dilihat dari sejumlah perusahaan baik yang memotong gaji hingga memberhentikan karyawannya demi menyelamatkan aset dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi virus Corona (Covid-19) dalam jangka panjang.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dompet Dhuafa akan melakukan kampanye ini lebih besar lagi melalui layanan digital fundraising. Dompet Dhuafa juga terus mengoptimalkan jaringan di 34 propinsi dan 200 zona layanan di nusantara serta jaringan global Dompet Dhuafa di 30 negara.
Dompet Dhuafa bersama Dwiki Dharwaman dan musisi lainnya mengajak berdonasi maupun beramal melalui konser amal #CukupDariRumahmelalui konser yang rencananya dihadirkan setiap sabtu malam.
Selain untuk menghibur masyarakat di rumah, juga untuk mengajak donasi dalam upaya Cegah Tangkal Corona (Covid-19) selama bulan Ramadan 1441 H.
“Sebelumnya Dompet Dhuafa berencana membuka gerai dan konter zakat Dompet Dhuafa di mal dan perkantoran, tetapi dengan adanya Covid-19 ini, layanan gerai dan konter DD kami tiadakan. Zakat, infak dan sedekah akan dimaksimalkan melalui transaksi digital. Ini merupakan layanan kemudahan kepada donatur dalam membayar ZIS. Donatur dapat membayar ZIS melalui e-commerce dan layanan bank yang telah bekerja sama dengan Dompet Dhuafa," ucap Dhoni Marlan, Plt Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa.
“Hingga hari ini, kami masih on the track dengan target Rp 212,3 miliar. Dan seiring dengan arahan pemerintah untuk sosialisasi pembayaran zakat maal sebelum ramadan, inipun kami lakukan sebagai bagian dari edukasi ke masyarakat, karena begitu banyaknya yang membutuhkan bantuan karena dampak dari Corona ini”, pungkas Dhoni.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Salurkan Paket Sembako Ke Puluhan Guru Ngaji
Dompet Dhuafa menyikapi merebaknya wabah Covid-19 ini dengan berbagai cara. Sebagai lembaga sosial kemanusiaan berbasis pengelolaan dana Ziswaf, tentu memiliki mekanisme tersendiri.
Shafira UMM sebagai musisi mengatakan, “Alhamdulillah di hari pertama respon netizen sangat positif, semoga di hari kedua lebih meriah lagi karena akan hadir sederet bintang. Jangan lupa live di akun youtube Dompet Dhuafa pukul 20.30 s.d 22.00 Wib seperti Lucky Octavian”.
“Jadi kondisi saat ini membuat kita sebagai seniman musisi, berpikir keras supaya bagaimana kita bisa berkreasi, ber-charity dan berekspresi, alhamdulillah dengan tekhnologi kita serta gadget masing-masing bisa tampil. Pokoknya prinsip dari kami, tidak mau menyusah-nyusahkan keadaan. Jika dengan niat semua bisa. Terima kasih atas tim teknis Dompet Dhuafa, alhamdulilah minggu lalu berjalan dengan baik. Kami bersama para musisi bersatu untuk memutus mata rantai Covid-19 melalui Nada," tandas Dwiki.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?
-
Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus
-
Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026