Suara.com - Lembaga filantropi islam, Dompet Dhuafa memberikan bantuan berupa 1.000 bilik sterilisasi atau body chamber. Bilik tempat penyemprotan antiseptik ke tubuh ini disebar di sekitar Jabodetabek.
General Manager Remo Dompet Dhuafa, Doni Marlan mengatakan bilik sterilisasi didirikan di berbagai fasilitas umum. Bilik ini nantinya bisa digunakan oleh para pejalan kaki atau pengguna angkutan umum lainnya.
"Semua yang memasuki area fasilitas umum diwajibkan memasuki alat tersebut untuk disterilkan dari kuman, bakteri, dan virus yang mungkin menempel," ujar Doni dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2020).
Doni menjelaskan, komposisi cairan antiseptik yang digunakan pada chamber berbeda dengan cairan desinfektan yang disemprotkan ke fasilitas publik. Ia menggunakan cairan seperti hand sanitizer.
"Sehingga dijamin aman untuk publik dalam menggunakan bilik sterilisasi (Body Chamber)," kata Doni.
Ia menjelaskan, pembuatan bilik sterilisasi ini diinisiasi atas inovasi rekan-rekan tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa. Mereka disebutnya mempertimbangkan pembuatan fasilitas ini karena masih banyak masyarakat yang harus berkegiatan di luar rumah.
"Masyarakat di Jabodetabek masih sebagian untuk melakukan aktivitasnya keluar rumah baik kerja maupun menggunakan fasilitas umum," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan