Suara.com - Untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus memperingati dua tahun peluncuran gerakan #BijakBerplastik, Danone-Aqua mengingatkan masyarakat dan pemangku kepentingan soal pentingnya menjalin kolaborasi lintas sektor untuk mendorong inovasi dalam mengembangkan ekonomi sirkular di Indonesia, sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah plastiknya.
Hal ini mengemuka dalam sesi webinar “Bangkit dari Pandemi: Mendorong Ekonomi Sirkular untuk Masyarakat dan Bumi yang Lebih sehat”, Jakarta, Jumat (19/6/2020).
Pada kesempatan tersebut, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, menjelaskan, beberapa waktu lalu, Danone-Aqua meluncurkan gerakan #BijakBerplastik yang fokus kepada tiga komitmen untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di Indonesia, yaitu pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah, edukasi konsumen terkait pengelolaan sampah, dan inovasi kemasan produk.
Danone-Aqua menargetkan pada 2025, dapat mengumpulkan lebih banyak plastik daripada yang digunakan, mengedukasi 100 juta konsumen, memastikan 100 persen kemasan minuman dapat digunakan ulang untuk kompos, dan meningkatkan kandungan material daur ulang dalam botol menjadi 50 persen.
“Untuk mencapai target-target tersebut, saat ini kami telah melakukan berbagai inisiatif, diantaranya membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan, menyusun modul pembelajaran Sampahku Tanggung Jawabku untuk anak SD dan buku cerita untuk TK, serta terus melakukan riset dan uji coba untuk inovasi kemasan yang lebih ramah lingkungan," ujarnya.
Berdasarkan data dari Indonesia National Plastic Action Partnership, yang dirilis April 2020, setiap tahun Indonesia menghasilkan 6,8 juta ton sampah plastik dan 9 persennya, atau sekitar 620 ribu ton masuk ke sungai, danau dan laut.
Indonesia juga disebut sebagai negara yang menyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Untuk itu, pemerintah Indonesia telah menetapkan target strategis untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang masuk ke lautan sebesar 70 persen di tahun 2025.
Salah satu cara mencapai target tersebut adalah dengan membangun pendekatan ekonomi sirkular, yang mampu mengurangi jumlah sampah plastik dengan menggunakannya kembali maupun mendaur ulang plastik paska konsumsi, untuk menjadi bahan baku untuk dibuat produk baru.
Ekonomi sirkular tidak hanya dapat menjadi solusi bagi permasalahan sampah di Indonesia, namun juga memberikan mata pencaharian bagi mereka yang menjadi bagian dari rantai nilai daur ulang, yang saat ini mencapai lebih dari 5 juta orang di Indonesia.
Baca Juga: Kurangi Sampah Plastik Lautan, Apa Strategi Indonesia?
Berita Terkait
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Tengah Pandemi, Ini 5 Cara Menjaga Alam
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 4 Fakta yang Harus Kamu Ketahui
-
Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Berkebun, Dapatkan Manfaatnya!
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Manfaat Menghabiskan Waktu 2 Jam di Alam
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Hal Sederhana yang Harus Mulai Dilakukan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bomber Liga AS Ingin Akhiri Kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Menteri UMKM Sebut Pengemudi Ojek Online Dianggap Pengusaha Mikro Transportasi Online
-
Rekam Jejak Troy Pantouw Jubir IKN yang Ditemukan Tewas di Rusun ASN
-
Legenda Timnas Indonesia Prediksi Dua Bintang Muda Ini Bakal Bersinar di Piala AFF 2026
-
10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
-
3 Moisturizer Symwhite 377 untuk Hilangkan Flek Hitam Sesuai Review, Sudah BPOM
-
Kronologi Wafatnya Jubir IKN Troy Pantouw, Berawal dari Panggilan Tak Terjawab
-
Beda Sepeda Gunung Hardtail vs Full Suspension? Ini Kelebihan dan Rekomendasinya
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review