Suara.com - Air purifier atau alat penjernih udara dalam ruang kini menjadi salah satu produk rumah tangga yang banyak dicari selama pandemi Covid-19. Alat ini bekerja membersihkan udara yang berisiko tercemar polutan, alergen, dan racun.
Seperti yang diketahui, udara dalam ruangan yang buruk dapat membuat permasalahan pada kesehatan tubuh mulai dari alergi, sesak napas, asma, dan masalah pernapasan lainnya.
Hal itu juga yang akui oleh National Sales Senior General Manager PT Sharp, Andry Adi Utomo. Ia mengatakan produk air purifier yang dilengkapi teknologi Plasmacluster diklaim efektif mencegah virus, bakteri dan mikroba yang berkembang biak di udara
Berdasarkan penelitian terbaru dan menjadi yang pertama di dunia, teknologi Plasmacluster pada produk Sharp FP-J80Y Air Purifier dapat menurunkan risiko penularan Novel Coronavirus (SARS-CoV-2) sebanyak 91,3 persen di udara hanya dalam waktu 30 detik.
"Produk ini dapat menjadi pilihan barang elektronik berkualitas untuk membuat udara jadi lebih jernih dan sehat, terutama selama menjalani masa pandemi di rumah guna melindungi seluruh anggota keluarga," jelasnya dalam siaran pers yang Suara.com terima.
Ia melanjutkan, Sharp bekerjasama dengan Shopee menghadirkan Super Brand Day Sharp untuk memberikan akses yang mudah bagi pengguna dalam memenuhi berbagai kebutuhan peralatan elektronik rumah tangga yang berkualitas.
Sebagai bagian dari rangkaian kampanye Shopee 12.12 Birthday Sale, yang berlangsung mulai 19 November 2020, Sharp memberikan diskon hingga Rp2 Juta rupiah dan kesempatan untuk memenangkan hadiah total jutaan rupiah bagi para pengguna Shopee.
Tak hanya air purifier, calon pembeli juga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli berbagai produk elektronik rumah tangga di rumah, mulai dari televisi, peralatan memasak, pendingin ruangan, kulkas, hingga mesin cuci.
Selain itu, adapula berbagai penawaran belanja terbaik lainnya, seperti COD Gratis Ongkir Rp0, Tanam Pohon Tabungan, Koin 2X Lipat, hingga Flash Sale 12 ribu. Jadi, tunggu apalagi?
Baca Juga: Warga Sekitar Markas FPI Ikuti Rapid Test Massal, Hasilnya Mengejutkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik