Suara.com - Efek pandemi Covid-19 praktis dirasakan di seluruh dunia tanpa terkecuali di Indonesia. Apalagi Indonesia juga telah secara resmi dinyatakan mengalami resesi akibat penurunan pertumbuhan ekonomi dalam dua kuartal secara berturut-turut.
Itu juga yang sempat dirasakan oleh Tuti Rahmi, seorang ibu rumah tangga sekaligus reseller asal Medan, Sumatera Utara. Dikutip Suara.com dari siaran tertulis Dusdusan.com, Tuti mengaku bagaimana pandemi Covid-19 yang ada sejak Maret lalu telah berdampak pada kehidupan ekonomi keluarganya.
Menjadi seorang reseller sejak Oktober 2017, Tuti bercerita bagaimana bisnisnya sempat tersandung pandemi. "Awal pandemi ini mengharuskan saya melakukan social distancing. Saya ikuti semua keputusan suami, termasuk memberhentikan asisten rumah tangga untuk sementara dan tim packing," ujar Tuti.
Tuti mengaku berusaha berdamai dengan keadaan agar bisnisnya tetap berkembang di tengah ketidaknyamanan situasi dan kondisi. Dengan dukungan keluarga dan kerabat, Tuti berhasil bertahan sehingga meraih omzet besar selama masa pandemi.
Ibu tiga anak ini bercerita ia selalu berusaha bekerjasama secara optimal dengan sesama reseller dan fokus pada layanan serta pemenuhan kebutuhan stok produk.
"Banyak reseller yang butuh stok dan sebagian besar dari mereka adalah tulang punggung keluarga. Hasil penjualan digunakan untuk keberlangsungan asap dapur mereka. Banyak juga kurir yang menggantungkan kebutuhan keluarga dari jasa pengiriman," tambahnya.
Tuti sadar, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ia masih bisa bergantung dengan penghasilan suami. Hanya saja ia tetap bersedia 'disibukkan kegiatan' dengan niatan membantu mereka yang sedang berjuang untuk keluarga dengan selalu memberikan pelayanan terbaik.
Konsep “reseller bantu reseller” kata CEO & Co-Founder Dusdusan Christian, telah menjadi moto atau pedoman di perusahaannya.
Dengan begitu diharapkan para reseller akan saling mendukung dan belajar bersama untuk membangun bisnis masing-masing. "Reseller kami cukup erat. Di sini terbentuk komunitas yang positif dan suportif untuk bisa maju bersama-sama," tutup Christian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak