Suara.com - Semangat Humanesia yang bergulir di bulan kemanusiaan setiap akhir tahun, turut diisi dengan aksi penggalangan 1.000 kantong donor darah yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa Voulenteer (DDV) dengan mengajak masyarakat, organisasi maupun komunitas. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), hingga Kamis (16/12/2020), sudah terkumpul 1.433 kantong darah dari para pendonor.
Gerakan 1.000 Kantong Darah berlangsung sejak 15 Oktober dan akan berakhir di 24 Desember 2020, sebagai rangkaian aksi kebaikan di penghujung 2020.
"Alhamdulillah sudah melebihi target dan animo masyarakat yang semakin tinggi setiap harinya untuk mendonorkan darah, terutama di masa pademi saat ini. Insyaa Allah jumlah kantong darah akan terus bertambah. Karena masih ada beberapa titik lokasi lagi dan semoga bisa melampai 1.700 kantong darah dari target 1.000 yang saat ini sudah terkumpul 1.433 kantong,” ujar Endang Purwanti, selaku Koordinator DDV Nasional.
“Gerakan 1.000 Kantong Darah bermaksud untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan darah. Seperti yang kita ketahui, di tengah pandemi Covid-19 stok darah berkurang. Hal tersebut dipengaruhi oleh jumlah pendonor yang berkurang. Sehingga masyarakat yang membutuhkan tranfusi darah agak sulit untuk mendapatkannya," tambahnya.
Hal tersebut juga diungkapkan oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, yang mengajak masyarakat mendonorkan darah untuk membantu stok darah di PMI, yang selama masa pandemi Covid-19 mengalami penurunan.
Pada penerapan Gerakan 1.000 Kantong Darah, DDV bersama PMI menerapkan protokol kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam mendonorkan darahnya. Harapannya, dengan adanya kegiatan tersebut, kebutuhan akan darah tercukupi di berbagai kota Indonesia.
“Tidak hanya kegiatan Gerakan 1.000 Kantong Darah, sejumlah relawan yang tergabung di DDV juga melakukan berbagai aktivitas gerakan kebaikan di penghujung tahun. Seperti halnya aksi respon bencana bersama tim Disaster Management Center Dompet Dhuafa dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar seperti pembagian sembako untuk masyarakat terdampak, serta masih banyak lagi. Sehingga kegiatan positif di tengah pandemi Covid-19 dapat terus menggugah masyarakat untuk menebar kebaikan #bersamauntuksesama,” tutup Endang Purwanti.
Berita Terkait
-
Jusuf Kalla Sebut Plasma Convalescent Ampuh Sembuhkan Pasien Covid-19
-
DD Farm Jadi Program Pemberdayaan Kaum Miskin
-
PMI Jamin Donor Darah Selama Pandemi Aman, Ini Buktinya
-
Ingin Tahu Cara Aman Donor Darah Saat Pandemi? Simak Webinar Ini
-
Amankah Donor Darah Saat Pandemi? Cari Tahu Lewat Webinar Siang Nanti
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong