Suara.com - Bagi sebagian orang Indonesia, negeri jiran Malaysia telah menjadi rumah kedua mereka.
Negara yang terkenal dengan ikon menara kembar Petronas ini telah menjadi rumah bagi jutaan pekerja migran maupun pelajar asal Indonesia.
Tak hanya lalu lalang manusianya, pertukaran barang kedua negara juga tergolong ramai. Tak ayal, volume pengiriman paket antarnegara cukup tinggi, terutama di masa pandemi seperti sekarang.
Menurut Managing Director Kilo.id David Kurniawan, proses pengiriman paket dari Indonesia ke Malaysia kini tidak lagi harus menunggu waktu lama dengan harga mulai Rp40 ribu.
"Selama ini banyak permintaan kirim barang ke Malaysia. Jadi kami berikan fasilitas, jika ada pertanyaan seputar boleh kirim atau tidak, kami bisa bantu," ujar David melalui siaran pers yang diterima Suara.com baru-baru ini.
David menambahkan, pihaknya akan membantu memudahkan pelanggan dalam menggunakan jasa kurir dari proses transaksi sampai paket tiba di tujuan sesuai alamat.
Pelanggan hanya cukup mengisi dua form utama yang tersedia di laman resmi Kilo.id. Kemudian, dokumen bisa dikirimkan melalui pesan chat lalu akan diteruskan pada mode transaksi.
"Selanjutnya pelanggan bisa menunggu adanya informasi dari perubahan harga bila dibutuhkan, berat serta volume barang menjadi pertimbangan. Jika tidak ada, barang akan langsung dikirim," tambah David.
Selain mengantar barang, David mengatakan pihaknya terdorong untuk membantu UMKM Tanah Air. Untuk itu, ia memiliki visi meningkatkan supply UMKM dalam hal ekspor.
Baca Juga: Bareskrim Polri Tangkap 5 Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia
"Pelanggan yang ingin mengirimkan sampel apa saja, bisa berdiskusi dengan layanan chat yang siap menerima pesan. Jika membutuhkan testimoni, media sosial Instagram Kilo_id cukup aktif menginformasikan tentang pengiriman dan berita mengenai ekspor dan impor," tambahnya lagi.
Kata David, layanan free pick-up telah menjadi daya tarik utama dari Kilo.id. Selain itu, pelanggan juga bisa melakukan tracking pengiriman melalui laman resmi Kilo.id.
Sebagai jasa kuris lintas negara, David memastikan harga jasa ditulis transparan, termasuk peraturan bea cukai tiap negara yang juga tertera dalam laman website tersebut.
"Tidak lupa, pelanggan juga bisa membaca artikel yang ditulis mengenai peraturan ekspor dan impor tiap negara di laman resmi kami," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut
-
Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?