Suara.com - Menjelang Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret 2021, Badan Wakaf Alquran (BWA) memiliki program Wakaf Sarana Air Bersih. Program ini ditargetkan untuk daerah-daerah yang kesulitan memperoleh air bersih.
Salah satunya adalah kawasan Dusun Sukorame, Desa Mangunan, Dlingo, Bantul, DIY. Kawasan ini menjadi sasaran Program Wakaf Sarana Air Bersih karena kerap kesulitan air setiap menghadapi musim kemarau.
Kalau pun ada,airnya memiliki kualitas yang buruk dan tak layak dikonsumsi. Sayangnya dengan kondisi tersebut, warga "dipaksa" mengonsumsinya karena tak ada pilihan lain.
Sejak setahun lalu, BWA melakukan survei dan geolistrik Sukorame. Hasilnya ditemukan lapisan akuifer yang potensial untuk dilakukan pengeboran dengan estimasi 103 m kedalaman.
"Wakaf Sarana Air Bersih Sukorame ini adalah aset wakaf air bersih yang ke-35, yang sudah diresmikan oleh BWA. Ini menandakan BWA sudah teruji dalam menyelesaikan masalah umat dalam kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga dengan adanya sarana ini, kualitas kehidupan masyarakat menjadi lebih baik," ujar Ustaz Heru Binawan, CEO BWA dalam sambutannya, baru-baru ini.
Kehadiran Badan Wakaf Alquran dengan program Wakaf Sarana Air Bersih pun disambut baik warga Sukorame. Karena dengan begitu, kekhawatiran setiap menghadapi musim kemarau pun kini tak lagi dirasakan.
"Terima kasih kami ucapkan kepada para wakif BWA yang sudah memberikan perhatiannya ke beberapa lokasi di DIY yang kesulitan air. Khusus di Sukorame ini semoga dengan adanya kemudaha akses air bersih akan mengangkat pariwisata Sukorame sehingga masyarakat Sukorame akan lebih berdaya lagi," kata GBPH Yudhoningrat sebagai pemuka masyarakat DI Yogyakarta.
Untuk memastikan pekerjaan pengeboran ini berjalan dengan baik, BWA bersama masyarakat setempat melakukan pengawasan pekerjaan pengeboran, bahkan terlibat membantu pekerjaan. Ini diperlukan untuk menimbulkan rasa memiliki yang kuat dari warga terhadapa sarana air bersih ini.
Selain itu, BWA akan mempercayakan aset wakaf ke organisasi pengelola untuk sarana air bersih ini, sebagai nazhir wakaf, yaitu Paguyuban Air Sumber Giri.
Baca Juga: Klinik Apung Disambut Antusias Masyarakat Kepulauan Seribu
"Alhamdulillah saat ini air sudah keluar dengan debit dua liter per detik. Juga sudah ada sarana penampungan berupa bak induk penampungan air dengan kapasitas 28.000 Liter dan jaringan pipanisasi ke warga dan dimanfaatkan oleh 88 KK, tiga masjid dan ratusan masyarakat sekitar. Insya Allah ini akan meningkatkan taraf hidup masyarakat Sukorame," tutur Trisilo, Head of Engineering BWA.
Berita Terkait
-
Studi Ungkap Kebiasaan Mandi yang Diam-diam Membuat Konsumsi Air Lebih Tinggi
-
Harita Nickel Dukung Pemkab Halsel Perkuat Akses Air Bersih di Desa Kawasi
-
Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai
-
Hadapi El Nino, Pramono Minta RW Siapkan APAR dan Pastikan Pasokan Air Bersih
-
Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan