Suara.com - Penelitian menunjukkan fruitflow, ekstrak dari biji tomat, terbukti efektif mencegah risiko agregasi trombosit yang memicu terjadinya penggumpalan darah.
Penelitian dilakukan oleh Prof. Asim K. Duttaroy dari Faculty of Medicine Univerisity of Oslo, Norway, dan telah diterbitkan dalam bentuk makalah berjudul Effects of Tomato Extract on Human Platelet Aggregation in Vitro pada 2001 silam.
"Saya tertarik untuk melihat apakah ada buah-buahan yang tersedia di pasar Barat yang memiliki sesuatu untuk diinovasikan dalam agregasi trombosit. Kami mengambil buah-buahan dan membuat jus ekstrak, kemudian memisahkan darahnya, mengisolasi plasma kaya trombosit, dan kami masukkan yang secara harfiah memacu plasma dengan jus buah yang berbeda-beda," ujar Prof. Asim dalam Health Seminar Fruitflow & Covid-19, ditulis Rabu (28/7/2021).
Dari penelitian tersebut terlihat bahwa tomat merupakan buah yang paling efektif sebagai inovator agregasi trombosit dibandingkan dengan buah-buahan lain.
"Bisa saja apel, jeruk, dan lain-lain, mereka menunjukkan beberapa aktivitas tapi tidak ada yang sebagus tomat," lanjutnya.
Lebih lanjut, dalam webinar tersebut dikatakan bahwa data klinis menunjukkan hiperaktivitas trombosit berperan penting dalam perkembangan Covid-19.
Umumnya, trombosit hiperaktif biasa ditemukan pada pasien dengan komorbid seperti diabetes, hipertensi, dan sebagainya. Di sinilah fruitflow berperan dalam mengurangi risiko berbahaya Covid-19.
Fruitflow mengandung senyawa antiplatelet dan anti-inflamasi yang menargetkan mekanisme aktivasi trombosit khusus untuk mencegah perkembangan virus Covid-19.
Tidak hanya itu, Fruitflow juga mengandung oksida nitrat, memiliki sifat antioksidan, menjaga kesehatan sistem kardiovaskular, serta berperan sebagai aspirin dengan dosis rendah yang akan membantu proses pemulihan pada pasien Covid-19.
Baca Juga: Tanpa Disadari, Berikut 6 Makanan yang Ternyata Mengandung Banyak Gula
Kandungan fruitflow dapat Anda peroleh dengan mudah dalam SOP Subarashi yang merupakan produk dari AFC Group. SOP Surabashi merupakan produk pertama di Indonesia yang menggunakan bahan fruitflow sehingga seluruh kandungan dan manfaatnya dapat Anda nikmati dalam produk tersebut.
Menurut Prof. Asim dan timnya, takaran minimal mengonsumsi fruitflow per harinya ialah 150 mg. Dengan demikian, jumlah efektif yang perlu Anda konsumsi untuk mencegah terjangkitnya virus dan bakteri adalah sebanyak 4 buah Surabashi per harinya.
"Saya kira penting bagi Anda mematuhi aturan ini karena Anda memerlukan jumlah ini untuk benar-benar melihat manfaatnya," kata Global Manager and Business Marketing DSM, Ruedi Duss, dalam kesempatan yang sama.
Ruedi Duess mengklaim fruitflow telah terdaftar, terbukti keamanannya, dan diakui oleh European Food Safety Authority. Selain itu, The European Union Comission juga telah menyetujui secara resmi klaim manfaat dari produk fruitflow.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tradisi Teknologi Selama 40.000 Tahun di Sulawesi Selatan Terungkap
-
Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?
-
5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
-
Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?
-
Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram
-
Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu
-
Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah
-
Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer