Suara.com - Dunia pendidikan menjadi salah satu yang sangat derdampak akibat pandemi Covid-19. Murid-murid tidak bisa lagi datang ke sekolah dan harus menjalani aktivitasi pendidikan melalui kelas online.
Adanya perbedaan sistem, alat, dan metode belajar tentu saja menyulitkan para murid. Meski demikian, bukan berarti para orangtua membiarkan para murid kehilangan semangat belajar.
Kondisi pandemi ini juga menuntut orangtua harus jeli dalam memilih sekolah dan kursus dengan kelas online yang tepat. Karena fasilitas kelas online setiap sekolah atau kursus tidak semuanya sama.
Salah satu lembaga kursus bahasa Inggris, I Can Read menawarkan program kelas online yang seru, mudah digunakan, dan interaktif seperti di kelas tatap muka langsung. Program ini bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak untuk tetap belajar secara efektif dan efisien dari rumah.
Selain itu, ukuran kelas yang kecil membuat anak lebih fokus dalam belajar. Orangtua juga dapat melihat perkembangan anak melalui laporan kemajuan belajar secara berkala.
I Can Read sendiri merupakan lembaga kursus bahasa Inggris yang sudah hadir sejak 20 tahun lalu dan kini memiliki lebih dari 200 cabang di 15 negara, 53 di antaranya di Indonesia.
"I Can Read senantiasa memfasilitasi siswa/i Indonesia dengan pembelajaran berkualitas dan tentunya harus kids-friendly yang dapat dioperasikan oleh adik-adik di rumah. Lembaga kami terbuka untuk anak usia 2,5 tahun sampai dengan 16 tahun, meliputi seluruh keterampilan bahasa Inggris; reading, speaking, listening, dan writing,” kata Managing Directio I Can Read Indonesia, Afan Suryadi, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.
Saat ini, I Can Read tengah mengadakan promo Back to Shool, Kembali ke kekolah bersama I Can Read dan tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu! Program ini memiliki diskon menarik dengan total hingga Rp 1,9 juta.
Baca Juga: Covid-19 Renggut Nyawa 120 Guru di Kaltim, Benua Etam Hadapi Krisis Tenaga Pendidik
Berita Terkait
-
Drama Sekolah Daring April 2026: Kebijakan Bijak atau Sekadar Tes Ombak?
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Di Balik Amplop THR: Lebaran Sebagai Ruang Kelas Sunyi yang Membentuk Karakter Anak
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Krisis Air Bikin Perempuan Kehilangan Akses Pendidikan, Bagaimana Hubungannya?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence