Suara.com - Dering Daruratmu, Selamatkan Bangsa oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya adalah slogan Posko Hotline PPKM Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Slogan tersebut memiliki arti bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam kegiatan Posko Hotline PPKM Ditreskrimsus PMJ ini.
“Posko Hotline PPKM Ditreskrimsus dibentuk atas arahan Bapak Kapolda Metro pada Juli 2021, dengan Ditreskrimsus menjadi koordinatornya. Posko ini dibentuk menghadapi maraknya pelanggaran-pelanggaran sehubungan dengan kasus infeksi Covid-19 yang semakin meningkat selama akhir Bulan Juni hingga Juli 2021” tutur Dirreskrimsus PMJ Kombes Pol Auliansyah Lubis.
Pelanggaraan-pelanggaran tersebut terutama terkait kenaikan harga vitamin/obat-obatan, langkanya tabung oksigen dan penyebaran berita hoax/provokatif terkait Covid-19.
Oleh karena itu, Posko Hotline PPKM Ditreskrimsus PMJ resmi dibentuk pada 10 Juli 2021 dengan fokus menangani ketiga pokok pelanggaran tersebut.
Dalam perkembangannya, Posko Hotline PPKM juga menerima pengaduan terkait hal-hal lain, seperti penyebaban kerumunan dan juga mahalnya harga tabung oksigen. Selama lebih dari satu bulan pelaksanaan tugas, setiap hari kami menerima aduan dari masyarakat.
"Menanggapi hal ini, kami berterima kasih karena masyarakat siap dan siaga dalam menjadi partner kerja kami dalam menjaga dan memerangi pelanggaran," tutur Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis.
Dalam pelaksanaan tugas kami, terdapat empat fokus utama tim. Pertama, transformasi pelayanan manual ke digital (hotline digitalisation). Mereka mencoba berinovasi baik secara internal, dalam hal penanganan aduan yangdierima, pemrosesan data dengan wilayah setempat, maupun dengan masyarakat yaitu melalui penyediaan fitur scan barcode, link aduan, penerapan survey online dan penyediaan e-handbook.
Kedua, kolaborasi dengan pihak-pihak terkait (collaborative approach). Dalam hal sosialisasi Posko Hotline PPKM, pihaknya bermitra dengan pemangku kepentingan, seperti Satgas Covid-19, Kominfo, Jakarta Smart City, Kemenkes, KKP, Imigrasi), rumah sakit, puskesmas, apotek, lokasi pengisian tabung oksigen, pihak provider, media nasional, public figure dan civil society, sehingga polisi dan masyarakat dapat bekerja sama memerangi pihak-pihak yang memanfaatkan pandemi untuk keuntungan pribadi.
Salah satunya di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan. Sosialisasi Posko Hotline PPKM di Eka Hospital dilakuan dengan pembagian e-flyer dan pemasangan banner informasi di ruang tunggu yang mudah ditemui oleh pasien. Dalam hal penanganan pengaduan, transformasi layanan dari manual juga telah diubah ke digital (hotline digitalization) melalui penyediaan fitur scan barcode, link aduan, penerapan survei online dan penyediaan e-handbook.
Baca Juga: Wisata Medis Nasional di Eka Hospital, Kok Bisa?
Ketiga, peningkatan komunikasi publik (public communication). Di era global ini, media sosial menjadi elemen penting dalam diseminasi informasi. Polisi memanfaatkan media social untuk melaporkan kegiatan-kegiatan rutin. Sehingga masyarakat dapat menerima informasi dengan baik, sekaligus memberikan tanggapan dan masukan.
Sosialisasi di hot spot yang strategis dan vital (hot spots policing). Secara terorganisasi, pihaknya terus melakukan sosialisasi di hot spots vital atau zona dengan angka Covid-19 yang masih tinggi (zona merah). Hal ini dilakukan untuk segera menindaklanjuti informasi pengaduan sehingga dapat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban di antara masyarakat.
Untuk memberikan laporan di Posko Hotline PPKM ini, masyarakat dapat menghubungi 0811 1311 0110 serta mengakses bit.ly/LaporPakPol sertya scan barcode untuk mengetahui lebih banyak mengenai Posko Hotline PPKM Ditreskrimsus PMJ.
Berita Terkait
-
Eka Hospital Hadirkan Pemeriksaan Pasca Pasang Ring Jantung
-
Potongan Kaki di Tangerang, Benarkah Diabetes Dapat Berujung Amputasi?
-
Weekend Bike Thru, Eka Hospital Layani Rapid Tes bagi Pesepeda
-
Rumah Sakit Ini Buka Layanan Konsultasi Online, Begini Prosedurnya
-
Pasien Positif Virus Corona Meninggal di RS Eka Hospital BSD, Serpong
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
Pilihan
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
Terkini
-
Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi
-
Tak Cukup Cek Kemasan, Orang Tua Diajak Lihat Transparansi di Balik Susu Formula Anak
-
Kenapa Api Kompor Jadi Merah? Begini Cara Membersihkannya agar Nyalanya Kembali Biru
-
Bukan Sekadar Pelatihan, Menteri PANRB Dorong Trade Corporate University Cetak ASN Unggul
-
Kulit Berminyak Bebas Jerawat! 4 Acne Cleansing Foam Cegah Pori Tersumbat
-
Kenapa Nasi di Rice Cooker Belum Matang Tapi Tombol Sudah Jeglek? Ini Penyebabnya
-
Menyelami Labirin Trauma dan Ilusi dalam Film Shutter Island
-
4 Sepatu Mini Soccer Terbaik Harga Rp100 Ribuan, Cocok untuk Pemula!
-
Persebaya Incar Striker Naturalisasi Timnas Vietnam, 67 Gol Jadi Alarm untuk Klub Super League
-
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95