Suara.com - Kemasan plastik apapun, termasuk plastik jenis polikarbonat (PC), diproduksi melalui standar produksi dan keamanan yang ketat dan harus lolos dari uji keamanan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sebelum digunakan sebagai kemasan pangan. Produsen kemasan galon menyatakan, uji keamanan dari BPOM menjadi landasan usahanya.
“Sebagai produsen pemasok kemasan galon, kami tidak bisa sembarangan dalam memproduksi kemasan galon PC yang akan digunakan untuk air minum. Untuk bisa diperdagangkan ke konsumen, galon-galon PC itu harus diuji terlebih dulu keamanannya oleh BPOM,” ujar Marfun, dari perusahaan produsen kemasan plastik di Tangerang, Rabu (8/9/2021).
Semua jenis plastik, baik yang berbahan PC maupun PET dan lainnya pasti memiliki zat aditifnya, yang semua memiliki dampak jika terkonsumsi. Tapi, kata Marfun, untuk bisa digunakan untuk tempat makan atau minum, semua bahan plastik itu harus melalui uji BPOM yang telah menetapkan berapa batas toleransi zat aditif yang aman untuk tubuh manusia.
BPOM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi Bisphenol A (BPA) maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kilogram) dari kemasan berbahan PC.
Menurut Marfun, sebelum produsen melakukan pemasaran produk galon PC, pihaknya akan melalui pengecekan migrasi BPA, agar aman untuk digunakan masyarakat.
“Kita melakukan cek migrasi untuk bisa melihat bahan yang kita gunakan itu aman atau tidak. Kita wajib memberikan sampelnya ke BPOM untuk diuji berapa migrasi BPA-nya jika diisi air minum. Artinya, tetap ada pengawasan dari BPOM-nya sebelum kita pasarkan,” tuturnya.
Marfun menyebut, produsen juga tidak sembarangan setiap kali menjual galon PC itu ke perusahaan air minum.
“Mereka juga akan minta surat migrasi BPA yang sudah dinyatakan aman oleh BPOM, apalagi yang untuk perusahaan-perusahaan besar. Mereka tidak sembarangan dalam mengeluarkan produknya. Ada standar ISO-nya, halalnya,” ucap Marfun.
Menurutnya, alasan perusahaan air minum memintakan surat aman dari BPOM kepada produsen plastik kemasan adalah karena produk air minum mereka juga pastik akan dicek oleh BPOM.
“BPOM juga pasti lihat dan menanyakan perusahaan, beli galonnya ke siapa. Ada nggak surat dari produsen yang menunjukkan bahwa penggunaan galon ini aman. Perusahaan AMDK (ir minum dalam kemasan) pasti akan minta ke kita, dan itu wajib kita berikan untuk menunjukkan bahwa galon kita aman,” kata Marfun.
Hal yang disampaikan Marfun senada dengan pernyataan BPOM dan pakar keamanan pangan yang menegaskan bahwa kemasan plastik PC aman digunakan sebagai kemasan air minum.
Mengenai tanggapan masyarakat tentang bahaya BPA, dia mengatakan, semua jenis plastik memiliki risikonya.Galon PET bila diisi air panas pun tidak bagus.
“Semua plastik juga begitu, tapiada batas tolerasi yang telah ditetapkan BPOM sehingga galon PC bisa digunakan untuk air minum,” ujarnya.
Di Indonesia, menurut Marfun, galon PC yang dipakai untuk air minum sangat aman. “Kalau bicara BPA berbahaya, betul, cuma kan ada batas toleransinya,” ucapnya.
BPOM dan para pakar keamanan berulangkali menegaskan keamanan kemasan galon air minum berbahan PC. Kementerian Komunikasi dan Informatika juga mengkategorikan informasi yang menyebutkan bahaya kemasan PC sebagai hoaks jenis disinformasi.
Baca Juga: BPOM Berikan Izin Darurat Vaksin Janssen dan Covidecia, Berapa Efikasinya?
Berita Terkait
-
5 Manfaat Minum Air Hangat, Termasuk Cegah Penuaan Dini
-
Survei: Konsumen Indonesia Makin Tertarik Air Minum Kemasan Ramah Lingkungan
-
Jaga Perut Rata dan Sehat, Tambahkan 5 Bahan Alami Ini pada Air Minum Anda
-
Soal Galon Guna Ulang, Dokter Anak: BPOM Jamin Keamanannya, Masyarakat Tak Perlu Khawatir
-
5 Cara Membersihkan Dispenser Tanpa Perlu Membongkar, Perhatikan Bagian Corong
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence