Suara.com - LSM Sinergia Animal meluncurkan e-book dengan 15 resep yang terinspirasi makanan laut di mana sayuran dan jamur menjadi menu utamanya.
Selain itu, organisasi ini juga menunjukkan berbagai tips seperti bahan, teknik, dan rempah-rempah untuk membuat resep apa pun terasa seperti menyelam dalam laut.
Ebook yang berisi resep-resep seperti tuna semangka, sup kepiting nangka, dan “ikan” goreng tahu, dapat diunduh di situs resmi Sinergia dan semuanya gratis.
Indonesia merupakan salah satu negara dengan makanan laut yang paling banyak dikonsumsi di dunia, dan termasuk dalam 15 negara terbesar di dunia untuk konsumsi ikan.
"Mempertimbangkan data tersebut, dapat memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan jika masyarakat Indonesia dapat mulai mengubah kebiasaan mereka dengan mengadopsi lebih banyak makanan berbasis nabati ke dalam menu makanan mereka atau, bahkan lebih baik lagi, menjadi vegan,” jelas Annabella, Manajer Tantangan 21 Hari Vegan dari Sinergia Animal ditulis Jumat (22/10/2021).
“Tahun ini, setelah film documenter Seaspiracy dirilis, banyak orang tertarik untuk mengurangi dampak lingkungan melalui pola makan mereka, dan dengan adanya ebook ini akan sangat berguna bagi mereka,” katanya.
Salah satu ancaman terbesar bagi lautan adalah sampah plastik. Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) melaporkan bahwa setiap tahun 11 juta ton plastik menumpuk di lautan.
Namun, bertentangan dengan apa yang dipikirkan banyak orang, sebenarnya kantong plastik, botol, dan sedotan hanyalah salah satu bagian dari masalah tersebut: sebuah studi tahun 2019 dari Greenpeace menunjukkan 10% dari total sampah plastik di laut berasal dari jaring ikan yang sengaja ditinggalkan di laut.
Di beberapa bagian lautan, seperti Great Pacific Garbage Patch, hingga 46% plastik terdiri dari sisa jaring-jaring ikan.
Baca Juga: YouTuber Mgdalenaf Beli Seafood Satu Bak, Beratnya Mencapai 10 Kilogram
Menurut studi yang dilakukan oleh University of Queensland di Australia, memperkirakan bahwa Indonesia merupakan penyumbang polusi plastik laut kedua terbesar di dunia setelah China.
Hal tersebut mengancam sistem terumbu karang yang paling beragam dan juga penting di dunia, yang terletak di lautan Indonesia. Sampah-sampah tersebut, bertanggung jawab terhadap kematian atau cedera yang serius kepada lebih dari 650 ribu mamalia laut setiap tahunnya secara global, seperti yang dilaporkan oleh The Natural Resources Defense Council.
Penangkapan ikan yang berlebihan juga menjadi masalah. Persentase jumlah ikan yang berada dalam tingkat yang berkelanjutan secara biologis telah menurun dari 90% pada tahun 1974 menjadi 65,8% pada tahun 2017, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Ini tidak hanya membahayakan keseimbangan ekosistem laut, tetapi juga berarti jutaan ikan, yang merupakan makhluk hidup, mati dengan cara yang kejam yang tidak terbayangkan,” komentar Anna.
“Kabar baiknya kita dapat berkontribusi dengan mengadopsi pola makan berbasis nabati, dan hal itu lebih sederhana dari yang terlihat. Kita dapat membantu melestarikan ekosistem laut dan kehidupan lebih banyak hewan air tanpa mengorbankan rasa makanan yang biasa kita rasakan, dan inilah yang ingin kami tunjukkan melalui e-book ini. Ada banyak variasi kreasi makanan vegan cita rasa laut dengan berbagai tekstur dan rasa,” tambah Annabella.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence