Suara.com - Teknologi ramah lingkungan telah menjadi pilihan dalam berbagai aspek termasuk lewat energi terbarukan. Ini juga yang coba diterapkan oleh Pondok Indah Mall (PIM).
Saat ini PIM menjadi pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang mengadopsi zat pendingin (refrigeran), dengan global warming potential (GWP) atau potensi pemanasan global yang sangat rendah.
Lewat teknologi bernama refrigeran Solstice zd (R-1233zd), PIM berharap pihaknya dapat beroperasi lebih ramah lingkungan dan meningkatkan efisiensi konsumsi energi dalam sistem pendingin dengan menurunkan jejak karbon tanpa mengorbankan keselamatan, keandalan, dan kinerja mesin.
"Kami memilih Solstice zd sebagai pendingin di gedung baru pusat perbelanjaan PIM karena reputasinya yang telah teruji, banyak diterapkan di beragam industri di penjuru dunia, terbukti sangat efisien saat digunakan dan ber-GWP rendah," ujar Ario Ananta Putro, perwakilan dari Departemen Teknik Mesin PIM dalam keterangannya yang diberikan beberapa waktu lalu.
Teknologi ini mendukung komitmen untuk mewujudkan green building yang mudah dipasang, dioperasikan, dan dirawat di sistem pendingin.
"Kami senang bekerja sama dengan Honeywell dan Berca Carrier untuk memaksimalkan penghematan energi. Kerja sama ini juga membantu kami mengurangi jejak karbon secara signifikan demi memenuhi tujuan energi dan lingkungan yang lebih baik," tambah Ario.
Solstice zd merupakan pendingin sentrifugal berkapasitas besar dengan efisiensi serupa R-123. Teknologi ini dilengkapi teknologi ramah lingkungan yang baik digunakan untuk mendinginkan bangunan besar atau proyek infrastruktur, sistem pembangkit dengan Siklus Rankine Organik, serta pompa panas bersuhu tinggi.
Setelah melalui pengujian ekstensif dan kolaborasi dengan perusahaan terkemuka, saat ini refrigeran Solstice zd telah diadopsi secara luas di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Penggunaan teknologi ini yang digunakan di banyak gedung dan pusat perbelanjaan juga sejalan dengan tuntutan regulasi, seperti Amandemen Kigali yang diadopsi secara internasional untuk Protokol Montreal demi mengurangi penggunaan Hydrofluorocarbons (HFCs) ber-GWP tinggi.
Baca Juga: Keren! Pria Ini Berhasil Bikin Pembungkus Kopi yang Bisa Larut di Air
Diklasifikasikan sebagai "A1 (tidak mudah terbakar)" menurut standar American Society of Heating, Refrigerating and Air Conditioning Engineers (ASHRAE), Solstice zd juga dapat digunakan pada instalasi peralatan baru sebagai pengganti refrigeran GWP tinggi seperti R-134a (GWP 1.300).
"Permintaan di seluruh dunia meningkat untuk solusi berkelanjutan yang dihadirkan Solstice zd karena terbukti dapat membantu perusahaan untuk meraih nilai yang lebih ramah bagi lingkungan serta sekaligus meningkatkan efisiensi," kata Tom Liu, Vice President dan General Manager, Honeywell Advanced Materials, Asia Pasifik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Belum Kantongi Izin Polisi, Duel Persija vs Persib Bisa Batal Digelar di SUGBK
-
Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea
-
BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya
-
18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar
-
Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
-
Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400
-
Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri
-
Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi