Suara.com - Dunia pendidikan mengalami cobaan yang cukup serius selama dua tahun terakhir karena pandemi. Pelajaran tidak bisa lagi tatap muka, baik guru maupun murid harus menyesuaikan diri dengan gaya belajar mengajar yang baru.
Guru dan murid pun harus bisa beradaptasi dengan perubahan tersebut. Khususnya di bidang teknologi yang mendukung pendidikan secara daring, agar proses belajar mengajar tetap bisa maksimal.
Dengan segala keterbatasannya, guru-guru di Indonesia dianggap sukses menjalani kegiatan belajar mengajar dengan gaya baru ini. Untuk memberikan apresiasi, Kemenkominfo menyelenggarakan webinar Nasional sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Adopsi Teknologi Digital di Sektor Pendidikan yang bertemakan "Pahami Potensi Siswa Menuju Merdeka Belajar".
Webinar ini diikuti oleh lebih dari tiga ribu guru di seluruh Indonesia. Para narasumber yang dihadirkan pun dianggap berkompeten di bidang pendidikan.
Mereka adalah: I Nyoman Adhiarna (Direktur Ekonomi Digital Kominfo RI), H. Yaswadi(Direktur GTK Dikmen dan Diksus Kemendibud), Bukik Setiawan (Ketua Yayasan Guru Belajar), Munif Chatib (Pendiri School Of Human), Syarif Rousyan Fikri (CEO dan CO Founder Pahamify), Usman Djabbar (Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara), dan Catur N. Oktavian (Ketua Departemen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PGRI).
"Dalam kesempatan yang baik ini kami mengucapkan Selamat Hari Guru untuk seluruh bapak ibu guru yang hebat dan berdedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa, pada situasi pandemi yang sudah berlangsung hampir 2 tahun ini," kata I Nyoman Adhiarna selaku Direktur Ekonomi Digital Kemenkominfo RI, dalam webinar Hari Guru Nasional, baru-baru ini.
Menurut I Nyoman Adhiarna, Kemenkominfo telah menyusun program adopsi teknologi digital di sektor strategis pendidikan. Hal ini dianggap perlu untuk meningkatkan pemamahan guru terkait pemanfaatan teknologi saat proses belajar mengajar.
Selain itu menurut I Nyoman, sektor pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga seluruh pemaku kepentingan. Termasuk pemerintah provinsi, pemerintah daerah kabupaten dan kota, sekolah negeri maupun swasta, serta pelaku industri di sektor pendidikan.
"Webinar Nasional sebagai bagian dari rangkaian adopsi teknologi digital di sektor pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru terkait urgensi mendukung potensi siswa dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung potensi siswa, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional," ujar I Nyoman Adhiarna.
Baca Juga: APBD Kabupaten Bekasi 2022 Ditetapkan Rp6,39 Triliun, Terbesar di Dinas Pendidikan
Sementara menurut H. Yaswadi selaku Direktur GTK Dikmen dan Diksus Kemendikbud RI, siswa merupakan aset bangsa yang harus diberikan pelayanan optimal.
"Filosofi belajar yang telah ditanamkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi ini sangat simestris, sangat erat sekali hubungannya bagaimana mewujudkan student will be, siswa-siswa yang penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan dalam konteks profil pelajar Pancasila," tutur H. Yaswandi di acara yang sama.
Berita Terkait
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
DPR Dukung Putusan MK, Anggaran MBG Tak Boleh Ambil Jatah Pendidikan
-
Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang