Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Barat (Jabar) menggelar vaksinasi secara pintu ke pintu (door to door) bagi pelajar sekolah maupun pelajar pondok pesantren. Vaksinasi ini dilaksanakan langsung di tiga titik wilayah Jawa Barat, seperti Kabupaten Subang, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Sukabumi.
Kepala BIN Daerah Jawa Barat, Brigjen TNI Deddy Agus Purwanto, mengatakan bahwa dihari yang sama vaksinasi pun digelar di tiga titik, yaitu Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Desa Sukamaju, dan Desa Bojongkembar. Selain itu, kegiatan ini menargetkan 2.000 Jiwa dosis vaksin Pfizer dan Sinovac.
"Pada hari yang sama, vaksinasi massal menyasar masyarakat Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Desa Sukamaju, dan Desa Bojongkembar. Dalam kegiatan ini, 2.000 warga bakal mendapat suntikan vaksin Pfizer dan Sinovac," kata Brigjen TNI Deddy Agus Purwanto ditulis Jumat (3/12/2021).
Kegiatan ini terus dilakukan untuk mempercepat persentase vaksinasi sebesar 70 persen agar mempercepat herd immunity untuk memutuskan rantai penyebaran virus COVID-19. Agus berkomitmen untuk membantu program pemerintah dengan memasuki wilayah pelosok-pelosok.
“Spot-spot ini kita pilih karena persentasi vaksinnya belum mencapai 70 persen, hal ini guna memercepat herd immunity atau kekebalan komunal di wilayah tersebut, langkah ini dilakukan untuk mencegah laju kematian akibat Covid-19. Terlebih wilayahnya pelosok dan jauh dari pusat pemerintahan guna membantu warga yang belum tervaksinasi corona. Sehingga kami masuk di tiga titik tersebut,” ujar Deddy.
Kegiatan vaksinasi ini dilakukan untuk membantu warga Desa Cikembar agar mau melakukan vaksinasi untuk memutuskan virus COVID-19.
“Saya berharap kepada saudara-saudara saya warga Cikembar lainnya untuk mau divaksin Covid-19. Karena cara ini merupakan ikhtiar kita dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan mengakhiri pandemi,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen