Suara.com - Saat ini persaingan bisnis bidang kecantikan semakin tajam dengan bermunculan banyak UMKM dan perusahaan yang membidik bidang yang berhubungan dengan kecantikan dan perawatan tubuh.
Salah satu perusahaan kecantikan dengan 100 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, baru-baru ini menyatakan berhasil mempertahankan pelanggan dan mencapai pertumbuhan laba sebesar 228% di Q3 2021.
Diawali pada 2020, The Health and Beauty Company memulai perjalanan program retensinya dengan mengoptimalkan data pelanggan melalui TADA Smart Campaign.
Berdiri pada tahun 1999, The Health and Beauty Company memulai bisnisnya dengan membangun klinik kecantikan di Jakarta. Sejak pembentukannya, fokus perusahaan adalah membawa kemajuan baru bagi dunia kesehatan kulit di Indonesia.
Mereka mengidentifikasi churn (perhitungan persentase pelanggan yang tak lagi mau membeli produk tertentu) pelanggan sebagai salah satu perhatian terbesarnya, karena segmen pasar yang dapat ditangani biasanya memiliki potensi untuk menggunakan produk dan layanan secara berulang.
Untuk mempertahankan pelanggan, banyak strategi yang perlu disiapkan. Salah satu yang dilakukan olehThe Health and Beauty Company ini adalah dengan memanfaatkan data pelanggan mereka untuk pendistribusian campaign.
Sebagai omnichannel loyalty dan rewards platform, misi utama TADA adalah untuk membantu brand menciptakan program loyalty untuk mempertahankan pelanggan. Misi ini sejalan dengan yang diharapkan oleh perusahaan ini.
Oleh sebab itu, sejak 2020, The Health and Beauty Company memulai perjalanan program retensinya dengan mengoptimalisasi data pelanggan melalui Smart Campaign TADA.
Selama tahun 2020 dan 2021, lebih dari 600 campaign telah didistribusikan kepada pelanggan oleh perusahaan ini. Dari jumlah tersebut, 300+ dikirimkan melalui email campaign, 300+ melalui information & promotion, dan 20+ melalui perks reward.
Baca Juga: Sertifikasi Halal UMKM Sudah Menjadi Kewajiban
Dari jumlah campaign yang didistribusikan, terdapat 137K+ order yang didapatkan. Information dan promotion mendapat angka tertinggi dengan lebih dari 79k order.
Setidaknya, penjualan perusahaan meningkat lebih dari Rp76 miliar selama 2 tahun dari semua campaign yang didistribusikan. Hasil penjualan yang signifikan tersebut tentu berdampak pada jumlah growth rate profit yang didapatkan perusahaan.
DI Q3 2021, growth rate perusahaan meningkat 228%. Hal ini jauh melampaui kenaikan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 30% pada akhir Q4.
Melalui fitur smart campaign, brand dapat menjangkau konsumennya secara personal berdasarkan segmentasi. Setelah itu, brand hanya perlu menyiapkan pesan yang akan didistribusikan kepada konsumen melalui berbagai sarana, seperti e-mail campaign, push notification, information & promotion, Whatsapp, dan perks rewards.
Dengan data yang ada, The Health and Beauty Company juga bisa menjangkau konsumen lama untuk terus terikat, sehingga mengurangi angka churn rate. Tak hanya itu, TADA juga menyediakan fitur campaign analytics yang dapat digunakan untuk mengukur hasil campaign secara objektif.
Perkembangan yang baik ini menunjukkan bahwa Program Smart Campaign TADA telah berhasil membantu the health and beauty company mempertahankan pelanggan sekaligus meningkatkan penjualan.
Berita Terkait
-
Literasi Digital Telah Memberi Jalan Menjadi Pengusaha Keceprek
-
Bobby Nasution Akan Kolaborasikan UMKM Bali dan Medan
-
Perempuan Diharapkan Bisa Berkontribusi dalam Percepatan Pemulihan Transformasi Ekonomi
-
Pebisnis Harus Tahu, Ini Kunci Keberlanjutan Bisnis UMKM di Tahun Depan
-
Bank DKI Dukung Peningkatan Inklusi Keuangan di Komunitas Pelajar
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen