Suara.com - Di tengah kemajuan era digital seperti saat ini, platform yang mampu mendorong kemajuan para pebisnis online sangat diperlukan. Masih banyak pebisnis online pemula yang kebingungan memilah target marketnya hingga memasarkan produk yang tepat sasaran.
Berkaca dari permasalahan tersebut, diluncurkan platform digital "Bertumbuh", yang digawangi oleh Setyo Nugroho, selaku Founder PT Momentum Bertumbuh Indonesia.
Platform ini bergerak dalam bidang edukasi, konsultasi, dan pelatihan dalam bidang bisnis online, baik bagi para pebisnis maupun calon pebisnis online di Indonesia.
"Bertumbuh juga menyediakan aplikasi sebagai penunjang bisnis seperti aplikasi copywriting, management order, website toko online, marketplace, dan akuntansi," ujar Setyo.
Ide diluncurkannya platform Bertumbuh berawal dari kegelisahan sang founder dan rekannya, yang juga menjadi co-founder terkait minimnya edukasi tentang berbisnis online yang mudah dipahami.
"Masih belum banyak materi bisnis online yang update. Belum lagi biaya yang dibilang kurang terjangkau oleh pebisnis pemula. Maka dari itu, Bertumbuh didirikan pada bulan Maret 2021," urainya.
Setyo mengatakan, meski belum genap satu tahun, Bertumbuh yang berlamat website Bertumbuh.id, sudah memiliki 20 ribu lebih member dan masih terus bertambah setiap harinya. Menurutnya, keunikan dari edukasi dan konsultasi di Bertumbuh, para member akan mendapat bimbingan privat secara langsung oleh para mentor, bukan melalui grup belajar.
"Dengan begitu, member akan merasa lebih nyaman dan lebih fokus untuk praktik materi-materi yang diberikan, sehingga hasil dan target segera tercapai dalam waktu singkat," jelasnya.
Sementara itu, Budi Gunardi selaku Co-Founder menuturkan, memulai bisnis online untuk pemula memang tak mudah. Tak jarang para pebisnis akan merasa bingung bahkan stres.
Baca Juga: Bangkit dari Pandemi, Nelayan Diharapkan Mampu Jual Hasil Tangkapan Lewat Online
"Namun semua itu tidak akan terjadi jika punya materi yang mudah dipahami dan selalu update, selain itu juga ada mentor privat yang siap membimbing kapan saja dibutuhkan, bahkan materi bisa dipraktikkan dan bisa menghasilkan meskipun dikerjakan dari rumah dan tanpa modal sama sekali," papar Budi.
Ia menambahkan, platform Bertumbuh juga memberikan garansi kepada para membernya. Jika dalam satu bulan member sudah praktik, fokus, serta menyelesaikan materi yang diberikan namun masih belum pecah telur (istilah closing penjualan), maka biaya pendaftaran member akan dikembalikan.
“Dari pengalaman 13 tahun berbisnis, baik offiline maupun online, Bertumbuh merumuskan materi-materi yang update dan mudah dipahami, bahkan oleh pebisnis pemula yang bisa dipraktikan langsung. Mentoring ini diharapkan bisa menghasilkan pemasukan meskipun tanpa modal sama sekali,” kata Budi.
Tak hanya itu, Bertumbuh yang mempunyai alamat kantor utama di Jalan Sapudi No 4, Gubeng, Surabaya ini, juga mentraining mentor-mentor khusus yang bertugas untuk mendampingi dan memotivasi para member ketika mempelajari materinya.
Ia juga menyebutkan beberapa benefit yang akan didapatkan member jika bergabung dengan Bertumbuh, diantaranya, materi-materi belajar jualan online yang selalu update, karena bisnis online itu dinamis dan selalu berkembang. Selain itu, para member juga akan mendapatkan mentor privat yang siap membimbing.
“Para mentor juga siap dihubungi secara online dari pukul 08.00-22.00 WIB untuk menjawab pertanyaan dari member, jika ada yang bingung dengan materi atau menemukan masalah saat berjualan. Ada pula alikasi-aplikasi pendukung bisnis seperti copywriting, management order, website toko online, marketplace, dan akuntansi,” jelasnya.
Tak cuma itu, member juga berkesempatan untuk mendapatkan produk-produk eksklusif dari Bertumbuh maupun dari rekanan Supplier Terpercaya. Produk tersebut bisa dipilih dan dijual oleh member.
“Target Bertumbuh untuk setiap member, meskipun memulai bisnisnya tanpa modal (dropship/reseller), namun bisa berbisnis online dan memiliki bisnis yang berkelanjutan (sustainable). Mereka juga dimotivasi untuk punya produk sendiri serta memiliki penghasilan rutin dari berbisnis online,” pungkas Budi.
Berita Terkait
-
Bantu Promosi Produk Para Pebisnis Online, Ini Cara yang Dilakukan WatZap.id
-
Manfaat Metode Cashless, Pembayaran Sistem Elektronik Digital di Masa Pandemi Covid-19
-
Sejarah Alat Komunikasi dari Masa ke Masa, Dulu Hanya Gunakan Sinyal Asap!
-
Era Digital, Tantangan Seorang Ibu Mengasuh Anak Semakin Tinggi
-
Dampak Perkembangan Online Shop terhadap Perilaku Konsumtif Masyarakat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus