Suara.com - Peruri bersama dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Karawang meresmikan pembangunan Sarana Air Bersih berupa Instalasi Pengolahan Air (IPA) / Water Treatment Plant (WTP), di Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Kamis (27/1/2022). Peresmian dilakukan oleh Kepala Biro TJSL Peruri, Ratih Sukma Pratiwi dan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Karawang, Asep Hazar, yang disaksikan Camat Ciampel, Agus Sugiono dan Kepala Desa Parungmulya, Hanapi.
Pembangunan WTP ini bertujuan untuk memberikan sarana air bersih kepada warga sekitar area, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 6, yaitu Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi yang Layak.
Sebagai salah satu BUMN, selain memiliki tujuan untuk mendukung perekonomian Indonesia melalui kegiatan operasionalnya, Peruri turut mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
Selain itu, WTP juga bertujuan untuk mengolah air demi mendapatkan kualitas air yang diinginkan sesuai standar mutu atau siap dikonsumsi. Salah satu penyebab stunting adalah kualitas air yang buruk, yang menjadi sumber air minum dan sanitasi di lingkungan tempat tinggal.
WTP dibangun di sekitar aliran Sungai Citarum Barat, dimana sebagian besar warga Desa Parungmulya masih menggunakan air sungai secara langsung untuk kebutuhan air sehari-hari yang belum terjamin kualitasnya. WTP yang dibangun Peruri memanfaatkan air yang berasal dari aliran sungai irigasi yang terdapat di depan Desa Parungmulya.
“WTP ini diharapkan dapat menghasilkan air bersih sebanyak 500 liter per menit, yang mana air bersih yang dihasilkan telah memenuhi standar kelayakan air bersih yang telah ditetapkan, sehingga aman untuk digunakan sebagai sumber kehidupan sehari-hari bagi warga Desa Parungmulya dan menurunkan angka kasus stunting di Karawang,” kata Ratih.
Selain pengadaan WTP bagi warga yang berada di sekitar aliran Sungai Citarum Barat, Peruri juga melakukan pengadaan tandon/toren air yang berfungsi sebagai tempat penampungan air bersih bagi warga di Dusun Cibenda dan Dusun Cikamuning. Warga di dusun-dusun tersebut seringkali mengalami kekurangan air saat musim kemarau dan tidak memiliki akses terhadap air bersih.
Pengadaan dua sarana air bersih ini diharapkan akan memudahkan masyarakat terhadap akses air bersih, sehingga kesehatan masyarakat dapat meningkat. Hal ini akan berakibat pada naiknya kondisi ekonomi masyarakat, karena adanya peningkatan kesehatan.
Baca Juga: Anies Optimis Cakupan Layanan Air Minum Perpipaan Capai 100 persen Sebelum 2030
Berita Terkait
-
Bantu Persoalan Krisis Air Bersih di Sungsang Banyuasin, Tim KKN UGM Bangun Prototipe Sistem Filtrasi Air
-
Tahun 2022, Peruri Beri Layanan Digital Solutions dengan Market yang lebih Kompetitif
-
Dusun Wuni Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih Berkat Bantuan PT Semen Gresik
-
Mensos Risma Siap Bawa Aspirasi Warga Nunukan soal Air Bersih ke Ratas
-
Mendorong Tujuan SDGs, Air Bersih Tidak Dipajaki
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement