Suara.com - NFT atau Non-Fungible Token masih menjadi bisnis digital yang menjanjikan di masa depan. Kolektibel selaku marketplace NFT melakukan kerja sama dengan VIA.
Kolektibel dan VIA akan bertransformasi dan diharapkan bisa membangun ekosistem NFT menuju Metaverse.
"Karena NFT adalah tiket menuju Metaverse," kata CEO Kolektibel, Pungkas Riandika seperti dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Khusus untuk Kolektibel, VIA akan membuat konten memorabilia eksklusif dalam bentuk NFT. Sementara NFT yang akan diluncurkan meliputi news, entertaiment, dan sport.
"VIA melihat NFT bukan hanya sebagai tren, tetapi sebagai gerbang menuju pemanfaatan konten yang baru dan kelahiran ekosistem digital yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," ujar Kepala Eksekutif (CEO) PT Digi Bintang Sinergi, Ahmad Zulfikar Said.
Konten eksklusif VIA memiliki tiga faktor yaitu kelangkaan (rarity), validasi dari komunitas, dan memiliki manfaat (utility).
Faktor-faktor ini memotivasi kedua belah pihak untuk menjalin hubungan kerjasama dalam menciptakan sebuah ekosistem yang kondusif, sehingga mendorong pergerakan massal untuk masuk kedalam dunia NFT.
"VIA mengelola program-program yang berpeluang menjadi sebuah memorabilia bagi perjalanan peristiwa penting di Indonesia. NFT memberi fungsi baru pada memorabilia tersebut yaitu sebagai kepemilikan video yang memiliki value dan utility bagi para kolektor," imbuh Pungkas.
Hingga saat ini memiliki lebih dari 90.000 jam konten library dengan 3.500 judul yang terdiri dari lebih dari 12 genre, dengan dukungan sekitar 250 orang SDM berpengalaman di industri kreatif, konten dan production.
Baca Juga: Netra Diluncurkan, Platform Sharing Royalti Musik Berkonsep NFT
Kolektibel berbasis Vexanium; protokol blockchain Indonesia yang hadir sejak 2018. Vexanium telah menjadi infrastruktur yang mendukung use case bisnis, layanan masyarakat, dan komunitas.
Berita Terkait
-
Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD
-
Via Vallen Murka Usai Jadi Korban Body Shaming: Disuruh Diet Pas Lagi Menyusui Dua Anak!
-
Via Vallen Lahirka Anak Kedua, Dokter Ungkap Kondisi Mengejutkan Sang Bayi
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21