- Anggota DPR RI Deddy Yevri Sitorus menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi terkait pelaksanaan Pilkada secara langsung oleh rakyat.
- Putusan final MK tersebut mengakhiri seluruh polemik mengenai wacana pemilihan kepala daerah melalui mekanisme DPRD di Indonesia.
- Keputusan tersebut dianggap selaras dengan semangat reformasi, otonomi daerah, serta mencerminkan aspirasi publik dan sikap politik PDIP.
Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada harus tetap dilaksanakan secara langsung oleh rakyat.
Menurutnya, putusan tersebut merupakan kemenangan bagi demokrasi karena selaras dengan prinsip-prinsip dasar bernegara yang diperjuangkan sejak era reformasi.
"Putusan MK itu sesuai dengan semangat reformasi, semangat otonomi daerah, dan sejalan dengan undang-undang yang ada saat ini. Hal ini juga selaras dengan pemikiran PDI Perjuangan serta kehendak publik yang sebelumnya tegas menolak wacana Pilkada melalui DPRD," ujar Deddy kepada wartawan dikutip Kamis (2/7/2026).
Deddy menekankan, bahwa dengan adanya putusan ini, segala polemik atau wacana untuk mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah ke tangan DPRD seharusnya berakhir.
Ia mengingatkan bahwa putusan MK memiliki kekuatan hukum yang tetap.
"Seharusnya debat soal Pilkada (langsung atau tidak langsung) sudah selesai, mengingat Putusan MK itu bersifat final dan mengikat," tegasnya.
Saat dikonfirmasi mengenai sikap resmi PDI Perjuangan terkait wacana Pilkada melalui DPRD yang sempat mencuat, Deddy menegaskan bahwa partai berlambang banteng moncong putih tersebut konsisten berada di jalur demokrasi langsung.
"Tidak ada wacana lagi, Putusan MK kan sudah jelas. Sikap kita sejak wacana itu muncul juga sudah tegas: kepala daerah dipilih langsung sesuai UU, semangat reformasi, dan kehendak rakyat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Posko Pengaduan Rakyat, Harapan Baru bagi Warga Bersengketa Tanah di Jakarta
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!
-
Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan
-
Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes