Suara.com - Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro bergerak cepat menangani banjir dan tanah longsor yang terjadi di Desa Maguan Kecamatan Kaliori akibat hujan deras pada Kamis, (10/3/2022). Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Gantiaro dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Sri Anjarwati meninjau lokasi tersebut.
Usai meninjau lokasi, Hanies mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan penanganan sementara seperti membuat tanggul karung pasir di sepanjang jalan yang longsor. Manfaatnya untuk memperkuat atau melindungi tebing dari gerusan aliran air sungai dan mencegah air naik ke pemukiman warga.
"Pekerjaan akan dimulai Senin mendatang bersama BPBD, relawan dan warga sekitar," tutur Hanies
Kata Hanies, Pemkab akan mengkalkulasi terlebih dulu terkait penanganan permanen ruas jalan longsor sepanjang 26 meter dan tinggi 4 meter itu. Diupayakan pada APBD perubahan sudah bisa dikerjakan.
"Paling cepat di perubahan, kita upayakan, " ungkapnya.
Terkait penyebab jalan longsor menurut Wabup Hanies disebabkan adanya pendangkalan dan penyempitan sungai disebelah jalan. Pemkab dalam hal ini, telah mengirimkan surat kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana untuk mendapatkan ijin menormalisasi sungai terusan dari Waduk Randugunting sekitar 14 kilometer.
"Semoga segera turun ijin dan kita bisa normalisasi, " harapnya.
Kades Maguan, Joko Saiful Ampri menjelaskan, tanah longsor terjadi pada hari Kamis pukul 16.30 WIB.
"Rabu malamnya jalan sudah terjadi retakan, kamisnya ada pergerakan tanah longsor itu, " ujar Saiful.
Baca Juga: Rasiban Meninggal saat Berusaha Menyelamatkan Rumahnya dari Terjangan Banjir Bandang Tuban
Setelah longsor, Pihak Desa, Kemacatan, Koramil dan Polsek melakukan blokade di ruas jalan yang mengalami longsor. Sementara truk bermuatan besar dilarang melintas dan untuk mobil pribadi masih bisa melalui jalan tersebut.
Berita Terkait
-
Kemarin, Korban Banjir Bandang di Lawang Ditemukan Tewas hingga Arema FC Kalah dari Persib
-
Banjir Bandang Susulan Menerjang Lawang Kabupaten Malang
-
Waspada! Ada Satu Titik Potensi Longsor Susulan di Tol Pandaan-Malang
-
Cek Penanganan Tanah Longsor di Tol Pandaan-Malang, Wagub Jatim Pastikan Segera Pulih
-
Jasad Pria Telanjang Bulat Ditemukan Tersangkut di Pohon, Warga Purwodadi Malang Gempar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence