Suara.com - Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari belajar bahasa asing, mulai dari sekadar meningkatkan kompetensi diri hingga melancarkan proses komunikasi dengan orang asing. Dan selama pandemi, minat untuk belajar bahasa asing semakin meningkat.
Mengutip siaran pers Duolingo, beberapa bahasa asing populer yang paling banyak dipelajari orang Indonesia di antaranya Bahasa Inggris, Bahasa Spanyol, Bahasa Jepang, dan yang paling diminati saat ini adalah Bahasa Korea.
Kepopuleran bahasa Korea meningkat seiring dengan fenomena Korean Wave atau Hallyu yang mempengaruhi hampir seluruh aspek hiburan, dan menyebabkan jumlah orang yang ingin belajar bahasa Korea juga meningkat, terutama di Indonesia.
“Saya belajar bahasa Korea di Duolingo untuk membantu saya memahami lirik lagu dan makna aslinya," kata Dewinta Anggesti, salah satu pelajar bahasa Korea.
Nah, buat kamu yang juga tertarik belajar bahasa asing, Duolingo telah mendemokratisasi pembelajaran bahasa asing dan memungkinkan para penggunanya untuk meningkatkan kompetensi mereka dengan mempelajari bahasa asing yang diinginkan tanpa ada batasan ruang dan waktu.
“Dahulu, mempelajari bahasa asing membutuhkan kelas, CD, atau tutor yang mahal. Tampaknya selalu tidak adil bahwa hanya mereka yang memiliki uang yang mampu memperoleh pendidikan yang baik, sementara mereka yang tidak memiliki uang hampir tidak dapat belajar membaca dan menulis. Ide ini menjadi misi perusahaan kami: mengembangkan pendidikan terbaik di dunia dan menjadikannya tersedia secara universal—misi yang masih memandu kami hingga saat ini,” kata Luis von Ahn, CEO Duolingo, dalam tulisan blog perusahaan.
Duolingo juga memfokuskanpembelajaran bahsa asing pada kehidupan sehari-hari, misalnya untuk memesan makanan di restoran, bepergian ke kota-kota baru, dan berada dalam pertemuan keluarga. Harapannya, pelajar mendapatkan berbagai kosa kata dan tata bahasa yang diperlukan untuk mencapai tujuan mempelajari bahasa asing melalui latihan soal yang bervariasi dalam membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara.
"Duolingo membantu saya untuk belajar bahasa Korea dengan cara yang menyenangkan sehingga saya dapat memahami dan mengingat pelajaran lebih baik. Selain itu, aplikasi ini membantu saya untuk menyegarkan ingatan saya akan kosakata dan tata bahasa dan telah menjadi aplikasi yang bermanfaat di waktu luang,” kata Dewinta.
Baca Juga: Penggunaan Bahasa Asing untuk Nama Tempat Dinilai Lemahkan Bahasa Sunda
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence