Suara.com - Sebagai upaya untuk mewujudkan kecintaan terhadap lingkungan laut yang mencakup hampir wilayah Indonesia, peserta Persiapan Keberangkatan (PK) angkatan 181 Bhumi Amerta dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengadakan proyek sosial bertajuk "Kebun Laut Lestari untuk Keberlanjutan Kehidupan".
Kegiatan yang dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat dan penananaman koral, pada 14–15 Mei 2022, di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pada 14 Mei 2022, kegiatan yang dilaksanakan berupa workshop dan pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat melalui komunitas di Kepulauan Seribu.
Workshop dan pelatihan ini meliputi pelatihan Bahasa Inggris untuk pariwisata; workshop manajemen organisasi, literasi dan pengelolaan keuangan, serta workshop digital marketing berbasis smartphone, yang ditujukan kepada Smiling Coral Indonesia (SCI) bersama 7 kelompok masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan hidup kelautan.
Pada Minggu, 15 Mei 2022, kegiatan dilanjutkan dengan transplantasi karang dan pembersihan sampah di area pantai dan laut sekitar Pulau Pramuka. Menurut BPS pada 2021, tingkat kerusakan terumbu karang di DKI Jakarta mencapai 40,88%.
Selain itu, ada juga webinar bertema Penanggulangan Sampah Laut, yang dilakukan 21 Mei 2022.
Proyek sosial ini dihadiri 27 orang perwakilan Angkatan 181 dan 18 orang tim LPDP. Kegiatan dihadiri dan dibuka langsung secara luring oleh Direktur Investasi LPDP, Muhammad Oriza.
"Tema keberlanjutan yang diangkat LPDP PK181 selaras dengan target Indonesia bebas emisi karbon di 2060. Sebuah tantangan yang tidak mudah karena untuk menjaga terumbu karang saja harus sistematis dan berkelanjutan," ujarnya.
PK Angkatan 181 Bhumi Amerta juga akan melaksanakan webinar tentang Penanggulangan Sampah Laut, yang rencananya akan diselenggarakan di awal Juni 2022. Acara ini akan menghadirkan Divers Clean Action (DCA), peneliti, dan pelaku usaha.
DCA merupakan organisasi masyarakat sipil kepemudaan yang aktif dalam membersihkan sampah laut, sekaligus meriset sampahnya sebagai database sampah laut nasional. Adapun peneliti berasal dari bidang sampah laut dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Baca Juga: Lahan Seluas 138.661,42 Ha di Timur Pulau Bintan Jadi Kawasan Konservasi Baru
Sementara, pelaku usaha yang akan menjadi narasumber adalah CEO PT Mallsampah. Webinar ini ditargetkan dapat menggaet 300 orang, baik dari dari Awardee PK-181 LPDP, pemerhati isu lingkungan laut, dan masyarakat umum.
Pembiayaan kegiatan ini diperoleh dari iuran sukarela dan pembelian merchandise oleh Awardee PK-181 LPDP, donasi transplantasi karang, dan sponsorship (PT Jtek Indonesia, PT Anjani Internusa, PT Andalan Internusa, PT Maranov Bangun Indonesia, PT Yussen Logistic Indonesia), yang totalnya mencapai Rp83.866.000.
Berita Terkait
-
Lahan Seluas 138.661,42 Ha di Timur Pulau Bintan Jadi Kawasan Konservasi Baru
-
Pesan untuk Warga Jakarta, Cara Mengolah Daging Agar Tidak Kena Penyakit Mulut dan Kuku
-
Sampai Diperpanjang, Lowongan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul Sepi Peminat
-
Dewan Pakar IKA Perikanan Unhas Soroti Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur KKP
-
kKP Targetkan Konsumsi Ikan Nasional Jadi 59,38 kg per Kapita di Tahun 2022
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence