Suara.com - Makanan dan minuman asal Indonesia kembali menjadi perbincangan mancanegara. Terbaru, sejumlah produk Indonesia mendapat tanggapan positif dari peserta pameran Africa's Big 7.
Africa's Big 7 adalah pameran industri makanan dan minuman tahunan yang diselenggarakan di Gallagher Convention Center, Johannesburg, Afrika Selatan pada 19-21 Juni 2022.
Melalui kerja sama Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Johanessburg dan KBRI Pretoria, Indonesia mendatangkan 16 “raksasa” pelaku industri makanan dan minuman untuk berpartisipasi dalam pameran tersebut, di antaranya PT Mayora Indah, PT Forisa Nusapersada, PT Rodamas Inti Internasional, PT Indofood Sukses Makmur, Kalbe International, PT Kaldu Sari Nabati Indonesia, PT Sumber Kopi Prima (Caffino), PT Pulau Sambu (Kara), Orang Tua Grup; serta CV Kapiten Nusantara, PT Pancatani Rahayu Internasional, CV Jaya Abadi (Regal), PT Dolphin Food & Beverages Industry, serta PT Niramas Utama (Inaco).
Dalam keterangan tertulisnya, Senin, Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Pretoria Victor J. Sambuaga menyambut baik keikutsertaan keenam belas produk makanan populer di Indonesia, yang disebutnya dapat mendukung tujuan Indonesia untuk meningkatkan hubungan perdagangan dengan Afrika Selatan.
"Saya memberi apresiasi kepada upaya perusahaan-perusahaan Indonesia yang hadir pada pameran ini, yang sudah tentu memberikan dukungan kepada upaya membuka pasar baru dan mempromosikan produk-produk Indonesia dan juga secara tidak langsung akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan perdagangan kedua negara, Indonesia dan Afrika Selatan serta negara-negara sekitarnya," jelas Victor sesaat setelah membuka secara resmi Paviliun Indonesia di arena Africa’s Big 7.
Direktur ITPC Johannesburg Tonny Hendriawan dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa hadirnya produk-produk makanan dan minuman Indonesia diharapkan dapat meningkatkan citra produk Indonesia di Afrika Selatan.
“Pameran ini juga dapat menjadi sarana memperluas akses pasar di Afrika Selatan dan juga tak ketinggalan negara-negara lain di kawasan selatan Afrika,” ujar Tonny.
Catatan kinerja perdagangan Indonesia dengan Afrika Selatan menunjukkan tren positif di mana total perdagangan meningkat 37 persen dari 1,99 miliar dolar AS (sekitar Rp29,5 triliun) pada 2019 menjadi 3,76 miliar dolar AS (sekitar Rp55,7 triliun) pada 2021.
Nilai ekspor Indonesia ke Afrika Selatan juga meningkat sebesar 28 persen dari 1,17 miliar dolar AS (sekitar Rp17,3 triliun) pada 2019 menjadi 1,93 miliar dolar AS (sekitar Rp28,6 triliun) pada 2021.
Baca Juga: Dari Sambal Teri hingga Rendang Daging, Jemaah Haji Bawa Pengobat Rindu di Tanah Suci
Pada periode yang sama, ekspor produk makanan olahan Indonesia ke Afrika Selatan dalam tiga tahun terakhir meningkat cukup tinggi sebesar 126 persen dari 83 ribu dolar AS (sekitar Rp1,2 miliar) menjadi 429 ribu dolar AS (sekitar Rp6,4 miliar). Sementara itu, untuk produk minuman mengalami kenaikan ekspor sebesar 2 persen dari 21,8 ribu dolar AS (sekitar Rp323 juta) menjadi 22,9 ribu dolar AS (sekitar Rp339 juta).
Melihat tren positif dalam tiga tahun terakhir untuk ekspor makanan olahan dan minuman ke Afrika Selatan, diharapkan produk-produk Indonesia yang hadir di pameran Africa’s Big 7 dapat meningkatkan pangsa pasar produk ini dan menjadi peluang bisnis untuk memperluas pasarnya kepada konsumen Afrika Selatan dan negara-negara lain di kawasan Afrika. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun
-
Tak Gentar dengan Lawan, Afrika Selatan Janjikan Permainan Atraktif di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence