Suara.com - Musik Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran band pedatang baru bernama Kokom. Dengan namanya yang unik, tak salah bila Anda menebak mereka adalah sebuah band komedi yang menyuguhkan lagu-lagu bertema jenaka dalam setiap karyanya.
Kokom beranggotakan Winkgo (vokal), Dion (vokal), Boy (vokal), Ajay (gitar), Ciby (bass), dan Eiko (Keyboard). Mereka berada di bawah naungan Rumah Lucu Management bersama Abdel Achrian, Temon Templar, dan Cak Lontong.
"Kokom sendiri dari awal sudah berkomitmen untuk melahirkan lagu-lagu yang liriknya berisikan unsur komedi. Makanya single ini mewakili kami untuk memberikan kecerian buat yang mendengar lagu ini, minimal tergelitik menimbulkan percik-percik tawa saat mendengarkan lagu ini," kata Dion, seperti dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Lagu "Mau Jadi Apa" menjadi debut Kokom di dunia musik Indonesia. Lagu ini bercerita mengenai seseorang yang mencari jati diri. Hatinya kemudian bibang karena dan tak tahu mau jadi apa, karena apa yang dia inginkan sepertinya tidak sesuai dengan kemampuan.
"Namun ada pesan moral yang ingin kami sampaikan bahwa kita tidak boleh putus asa dalam hidup, tetap optimis dan selalu bergerak untuk mencapai impian kita. Jangan dibawa stres walaupun terkadang kegagalan menghampiri. So, di bawa santai aja, asikkin aja dulu biar enggak jadi beban," ujar Boy menimpali.
Kokom sebenarnya lagu milik dari seorang teman dari sebuah band. Si teman tersebut memberikan lagu "Mau Jadi Apa" dan membebaskan kepada para personel untuk Kokom berkreativitas lewat lagu tersebut.
"Liriknya kami ubah di sana-sini, dan musiknya kami sesuaikan dengan karakter kami. Jadi sebuah lagu pop cerita dan jenaka," imbu Ajay.
Lagu "Mau Jadi Apa" direkam di Studio 9 Palapa milik komedian Abdel Achrian, yang sudah dianggap sebagai ayah asuh bagi para personel Kokom.
"Semoga single pertama kami yang ber genre pop alternative ala kokom ini menjadi inspirasi buat pecinta musik indonesia. Bisa diterima di telinga pendengar masyarakat indonesia bahkan dunia (aamiin)," tutur Ciby.
Baca Juga: Vagetoz Rilis Lagu Spesial untuk Para Jomblo, "Cuma Kamu"
Berita Terkait
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie
-
Membedah Lirik "Pura-Pura Hidup Lagi" Aruma: Validasi untuk Kamu yang Sedang Lelah Berjuang
-
Mengintip Inovasi Teknologi Audio yang Bikin Pengalaman Nonton Konser Naik Kelas
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan