Suara.com - Selain menyebarkan Alquran ke berbagai pelosok, Badan Wakaf Alquran (BWA) juga memiliki beberapa program yang bertujuan untuk mempermudah kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah Wakaf Sarana Penerangan/Listrik dengan nama TCIT (Tebar Cahaya Indonesia Terang) BWA.
Salah satu desa yang mendapat prorgam Wakaf Sarana Penerangan/Listrik adalah Desa Sido Rahayu, Dusun Talang Pondok, Kecamatan Buay Pemaca, Provinsi Sumatera Selatan. Saking bahagianya dengan kehadiran listrik di desa mereka, warga pun menggelar tasyakuran atau syukuran.
Tasyakuran digelar di Pondok Pesantren Roudhotut Tholibin pada 29 Juni 2022. Tasyakuran ini untuk mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan yaitu berupa berjalannya wakaf sarana penerangan dan listrik.
"Terima kasih kepada para wakif dan BWA yang telah membantu kami di sini, sehingga kami tidak lagi kesulitan dalam kebutuhan penerangan dan juga listrik," kata Kepada Desa Sidorahayu, Safarudin, seperti dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Selain masyarakat, para santri pun merasakan dampak luar biasa dari wakaf listrik ini. Khususnya pada malam hari, para santri tak lagi harus membeli minyak dan menyalakan api saat belajar malam.
"Awal saya ke sini pada tahun 1982, kondisi sangat gelap setiap malamnya, berpuluh tahun kondisi di dusun dan pondok ini gelap. Namun sekarang Alhamdulillah para santri dan warga bisa menikmati wakaf dari para donatur," tutur Kyai Suwarno Abdillah selaku pimpinan Pondok Pesantren Roudhotut Tholibin.
Sementara Hermawan selaku CEO BWA berharap program ini bisa membantu dan mempermudah masyarakat serta para santri dalam menjalani pendidikan.
"Alhamdulillah wakaf penerangan dan listrik ini berguna untuk belajar dan membaca Alquran di malam hari. Harapannya ada tahfidz Quran dan ustaz-ustaz hebat yang dihasilkan dari Pondok Pesantren Roudhotut Tholibin ini," tutur Hermawan.
Baca Juga: Tugas BWA di NTT Selesai, 100 Ribu Wakaf Alquran Telah Disebar
Berita Terkait
-
BWA Gelar Acara Probolinggo Mengaji dan Bagi-Bagi 2500 Alquran
-
BWA Resmikan Wakaf Sarana Air Bersih di Desa Terdampak Gempa Cianjur
-
Berkat Water Action for People, Warga Desa Doropeti di NTB Punya Air Bersih di Depan Rumah
-
Dukung Kapal Kesehatan di Papua, Dokter Lula Kamal: Kita Menolong Manusia Tanpa Pandang Agama
-
Dampak Kemarau, Warga dan Anak-Anak di Pandeglang Girang Dapat Bantuan Air Bersih
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara