Suara.com - Untuk mengurangi gejolak ekonomi di masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), para pendiri Yayasan Artha Graha Peduli (AGP) memberikan bantuan tunai dan sembako. Para penyandang disabilitas, warga kurang mampu, dhuafa, lansia, yatim piatu dan karyawan yang tinggal di radius 5 kilometer dari unit usaha Artha Graha Group (AGG) dan Artha Graha Network (AGN) menjadi bagian dari penyaluran 50 ribu paket sembako gratis.
"AGP terpanggil untuk berperan aktif dalam meringankan beban perekonomian yang berdampak terhadap karyawan dan maupun masyarakat," jelas Ketua Umum Yayasan Artha Graha Peduli (AGP), Heka Hertanto, Kamis (8/9/2022) di Jakarta.
AGP menganggap, kenaikan harga BBM adalah sebuah keputusan sulit yang harus diambil pemerintahan Joko Widodo agar Indonesia tidak terjerembab menjadi negara gagal seperti yang dialami oleh Sri Lanka.
Selain bantuan kepada masyarakat sekitar, Heka menyatakan, pihaknya memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada kurang lebih 30 ribu karyawan di unit-unit usaha AGG dan AGN. Ini diperuntukkan kepada karyawan yang bergaji UMP di seluruh Indonesia.
Bantuan akan disalurkan melalui agi cash, yaitu produk uang elektronik dari Bank Artha Graha Internasional (BAGI) atau melalui rekening tabungan BAGI. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan dalam penyaluran dana BLT tersebut.
Menurut Heka, pemerintah harus didampingi semua pihak dalam meredam dampak ekonomi yang sekarang terjadi. Pihaknya ingin terus membina solidaritas sosial demi masa depan bangsa.
Sejak meluasnya Covid-19, AGP telah membagikan sembako, mendirikan rumah sakit lapangan, mendukung testing, tracing, treatment (3T), hingga membantu proses vaksinasi COVID-19.
“Ini dapat mengetuk hati kita semua untuk ikut berperan serta dalam membantu mengurangi gejolak ekonomi dampak dari kenaikan BBM," ujarnya.
Baca Juga: Penyandang Disabilitas di Pontianak Dapat Pelatihan: Mereka Bisa Mengembangkan Keterampilan
Berita Terkait
-
Antisipasi Kenaikan BBM, Pemprov DKI Siapkan Jaring Pengaman Sosial
-
Imbas Kenaikan BBM, Harga Semen di Jayawijaya Menjadi Rp650.000 Per Sak
-
Dear Warga Serang, Pemerintah Kucurkan Anggaran Rp 5,7 Miliar Untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM
-
Bagi-bagi Bensin Gratis, Mahasiswa Trisakti Serukan Aksi Turun ke Jalan pada 13 September Tolak Kenaikan BBM
-
Bantu Warga Terdampak Kenaikan BBM, Polres Subang Bagikan 500 Paket Sembako
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence