Suara.com - Banyak cara dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat termasuk mahasiswa dalam merespon kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Sabtu (3/9/2022) lalu.
Secara simbolik mahasiswa Trisakti membagilan bensin secara cuma-cuma kepada pengendara yang melintas di Jalan Kyai Tapa atau kawasan Kampus Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, pada Jumat (9/9/2022).
"Kami masyarakat mahasiswa Trisakti, hari ini mengadakan sebuah aksi simbolik. Yang mana, kami memberikan bantuan BBM kepada masyarakat. Kepada Ojol dan masyrakat yang merasa BBM hari ini mahal," kata Presma Trisakti Fauzan Faisal Misri, Jumat (9/9/2022).
Diketahui dalam aksi yang bertajuk 'rakyat subdisi rakyat' mereka menyediakan 60 botol bensin, yang berisi tiap botolnya 1 liter bensin Pertalite.
"Itu semua berdampak terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pada 3 September yang lalu. Yang mana menaikan harga BBM," jelasnya.
Selain membagikan bensin gratis, Fauzan juga menyebut pada Selasa (13/9/2022) nanti pihaknya bakal turun ke jalan menyerukan tuntutan tentang kenaikan harga BBM tersebut.
Selain Trisakti, aksi tanggal 13 September nanti bakal tergabung beberapa elemen mahasiswa lainya, namun ia tidak menyebut secara rinci.
"Nanti pada tanggal 13 September, hari Selasa yang akan datang, kami masyarakat Trisakti, bersama seluruh aliansi-aliansi masyarakat mahasiswa, simpul-simpul gerakan akan meramaikan jalanan di Ibu Kota Jakarta," tegasnya
Baca Juga: Ikut Sengsara Gegara BBM Naik, Massa Ojol: Tarif Tak Berpihak, Kami Tidak Dilindungi Negara!
Selain Ibu Kota, Fauzan juga mengajak rekan-rekan mahasiswa di daerah-daerah untuk ikut serta turun ke jalan menolak kenaikan harga BBM yang dianggap menyusahkan rakyat.
"Dan kami mendorong juga kepada teman-teman di daerah untuk ikut turun secara bersama-sama di tanggal 13 September 2022," tutupnya.
Berita Terkait
-
Harga BBM Naik, Pemerintah Diminta Perbaiki Pemberian Subsidi
-
Sempat Bertahan Dibawah Guyuran Hujan, Mahasiswa Demo Tolak Kenaikan BBM Bubar Jalan dari Patung Kuda
-
Tuntut Rasionalisasi Tarif Ojol Imbas BBM Naik, Kawasan Patung Kuda Kembali Dipadati Demonstran
-
Inflasi September Diperkirakan Capai 0,77 Persen Efek kenaikan Harga BBM
-
Rakyat Demo Tolak Kenaikan BBM dari Senin hingga Jumat di Patung Kuda, Massa Tabur Bunga sampai Bakar Ban
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan