“Saya batasi untuk maksimal 10, sebab di diskusi ini saya intens untuk memahami pola pikir mereka, sehingga bisa mengarahkan antara yang diinginkan dosen dan kemampuan mahasiswa,” tuturnya.
Saat ini, hanya Ginanjar sendiri yang ikut serta dan berperan menjadi dosen dalam diskusi tersebut, dan tidak ada dosen yang lainnya.
Sementara untuk jadwalnya para mahasiswa dapat melihatnya di Instagram pribadi milik Ginanjar yakni @ginanjarrahmawan dan grup Telegram.
Dengan mengikuti diskusi ini, mahasiswa akan lebih leluasa dalam bertanya karena dapat langsung berinteraksi dengan Ginanjar, berbeda halnya ketika hanya melalui online yang masih banyak keterbatasan dalam berinteraksi.
Bagi Ginanjar, selain memberikan edukasi kepada para mahasiswa adanya diskusi ini juga memberikan manfaat kepada dirinya.
Dimana ia mendapat teman diskusi yakni para mahasiswa dengan bidang ilmu yang berada diluar ilmu yang ia pelajari sehingga membuat Ginanjar bisa mendapatkan ilmu baru.
“Hal yang menarik bagi saya adalah ketika diskusi dengan mahasiswa ilmu diluar ilmu saya. Waktu itu diskusi dengan mahasiswa kedokteran, disitu saya juga belajar bagaimana kebiasaan temen-temen kedokteran dalam menyusun skripsi, metode apa yang sering dipakai, alat analisa apa yang mereka pakai. Sehingga ini jadi ilmu baru saya, ketika ada mahasiswa kedokteran lainnya, saya bisa memberikan saran. Begitu pula dari ilmu seperti pendidikan (ada yang fisika bahkan matematika), serta yang saya banyak belajar juga dari temen-temen prodi Agama Islam, biasanya dari kampus UIN.” Jelas Ginanjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?