Suara.com - Perusahaan remitansi Topremit kembali meraih penghargaan sebagai “Penyedia Transfer Dana Bukan Bank Terbaik 2022” dari Bank Indonesia.
Sebelumnya, penyedia layanan kirim uang ke luar negeri berbasis online itu juga pernah menyabet penghargaan dari Bank Indonesia sebagai “Penyedia Jasa Transfer Uang Terbaik 2019”.
“Penghargaan dari BI merupakan wujud komitmen kami untuk membantu semua orang mengirimkan uang dimanapun dan kapanpun dengan cepat, mudah, dan tentunya andal," ungkap Hermanto, CEO & Co-Founder Topremit dalam keterangan tertulis.
Melalui layanan tersebut, lanjut dia, uang yang dikirim ke luar negeri bisa sampai ke rekening penerima hanya mulai dari 5 menit dengan biaya transaksi yang berkisar mulai dari Rp 45.000 saja.
"Masyarakat tak lagi harus repot-repot keluar rumah, membayar biaya yang mahal, apalagi menunggu waktu yang lama agar uang sampai ke penerima," imbuh Hermanto.
Di tahun 2022, layanannya itu, lanjut dia, juga berhasil mencatat rekor baru sebagai remitansi pertama yang dapat mengirimkan uang ke-22 negara SEPA (Single Euro Payment Area) hanya dalam 20 menit.
Topremit kini melayani pengiriman uang ke hampir 70 pilihan negara setelah menambahkan Uni Emirat Arab dan juga Mesir baru-baru ini.
“Berawal dari remitansi konvensional di tahun 2009 silam, kini layanan kami sudah bertransformasi menjadi jasa remitansi berbasis online yang memudahkan pengguna dalam bertransaksi ke luar negeri. Kami bersyukur bahwa sejauh ini telah berhasil membantu lebih dari 160.000 pengguna untuk mengirimkan lebih dari 6 Triliun Rupiah ke luar negeri,” tambah Hermanto.
Menurut data Topremit, tiga negara tujuan yang paling populer untuk pengiriman uang dari Indonesia adalah: Filipina, Malaysia, dan India.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia di Oktober Turun, Tapi Nilainya Masih Tinggi Rp 6.087,12 Triliun
Topremit juga menjamin 100% uang kembali jika transaksi yang dibuat gagal. Sehingga tak heran jika remitansi online ini menjadi salah satu pilihan favorit untuk urusan kirim uang ke luar negeri.
“Layanan transfer internasional yang ada di aplikasi kami memudahkan pengguna dalam mengirimkan uang ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Singapura, hingga Australia, misalnya untuk keperluan bisnis, pengiriman uang saku untuk anak studi, dan sebagainya. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan para mitra di luar negeri untuk membuka jalur-jalur remitansi ke lebih banyak negara,” kata Henry Wirawan selaku CMO dan Co-founder Topremit.
Selain membuka akses pengiriman ke lebih banyak negara, ke depannya juga berencana untuk semakin menyempurnakan Topremit for Business, yaitu layanan khusus rekening bisnis untuk transaksi B2B dan B2C.
Berita Terkait
-
Siapa Teuku Jusuf Muda Dalam, Satu-satunya Pejabat dan Gubernur BI yang Dihukum Matii
-
Perry Warjiyo Mundur: Jangan Sampai Bos Baru BI Mudah Disetir Politisi!
-
Berapa Gaji Gubernur BI? Ramai Disorot Usai Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123