Suara.com - Upaya Pemerintah dalam memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM didukung penuh oleh VISIKU/
Menurut Riko Permana, SME Manager VISIKU, ini merupakan platform layanan urun dana melalui penawaran efek berbasis teknologi informasi atau securities crowdfunding yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
VISIKU hadir untuk memberikan solusi permodalan kepada UMKM untuk mengembangkan atau eskpansi usaha, sehingga mereka akan dapat scale up bisnisnya dan menawarkan alternatif investasi kepada masyarakat.
Saat ini, terdapat dua jenis efek yang ditawarkan di platform VISIKU, yaitu efek bersifat ekuitas (saham) dan efek bersifat utang (obligasi) yang diterbitkan oleh UMKM. Ke depannya, VISIKU juga akan menawarkan efek berupa sukuk yang saat ini masih dalam proses perumusan di internal.
Melalui VISIKU, pemodal dapat berivestasi sesuai preferensinya. Atas investasinya tersebut, pemodal juga berhak atas dividen, kupon, atau imbal hasil.
Sektor bisnis yang menjadi target VISIKU pada tahun 2023 ini antara lain properti, toko retail, manufaktur, agribisnis, food and beverage, rumah sakit, klinik kesehatan dan kecantikan, dan sektor lainnya yang memiliki potensi pertumbuhan ke depannya berdasarkan hasil riset internal dengan mempertimbangkan pasar sasaran dan kriteria risiko yang dapat diterima.
Adapun syarat utama untuk dapat menjadi penerbit di VISIKU disesuaikan dengan POJK 57 tahun 2020 antara lain badan usaha di Indonesia yang berbentuk badan hukum maupun badan usaha lainnya; bukan badan usaha yang dikendalikan baik langsung maupun tidak langsung oleh suatu kelompok usaha atau konglomerasi; bukan perusahaan terbuka atau anak perusahaan terbuka; kekayaan bersih maksimum Rp10.000.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; modal disetor maksimum Rp30.000.000.000; omzet per tahun maksimum Rp50.000.000.000.
Penerbit dan Pemodal yang tertarik dapat melakukan pendaftaran melalui website visiku.co.id atau aplikasi android & IOS dengan nama VISIKU.
Baca Juga: GudangAda dan CELIOS Beberkan Strategi Bisnis Hadapi Tantangan Industri B2B FMCG 2023
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Pembangunan Pesat PIK Bayangi Upaya Selamatkan Mangrove Pesisir Jakarta
-
Special Clip 'Dan Bandung': Romansa Basil-Elma dan Syahdunya Kota Kembang
-
Usai Pesta Miras, Pemuda 19 Tahun di Cilincing Tewas dengan Tangan Putus Akibat Tawuran
-
Usai Pesta Miras, Remaja 19 Tahun Tewas dalam Tawuran di Cilincing
-
Lagi Booming di Korea! Mainan Bola Lilin 'Wakppubol' Ampuh Usir Stres, Kok Bisa?
-
Segini Tinggi Tsunami yang Mungkin Terjang Jepang Sore Ini
-
Minim Partisipasi Warga, Pembentukan Koperasi Merah Putih Dinilai Terburu-Buru dan Kurang Transparan
-
Siapa Burhanuddin Abdullah? Diisukan Jadi Calon Gubernur Bank Indonesia
-
Pilihan Mobil Keluarga Harga Terjangkau Jelang GIIAS 2026
-
Ekspor Mineral Kritis Tersendat, Kementerian ESDM Benahi Aturan Kandungan Logam Tanah Jarang