Suara.com - Disadari atau tidak, pedagang sayur keliling memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita tidak perlu ke pasar untuk mendapat bahan makanan seperti sayur, lauk pauk dan sajian pelengkap lainnya. Pedagang sayur keliling menghampiri rumah tangga dengan beragam barang dagangannya.
Untuk menjajakan dagangannya, pedagang sayur keliling membutuhkan gerobak sayur. Sayangnya, tak semua pedagang sayur keliling memiliki gerobak sayur. Karena keterbatasan, mereka kadang harus sewa. Sebagian gerobak sayur yang beroperasi dalam kondisi yang memprihatinkan. Bahkan tak layak pakai. Dengan kondisi gerobak yang kurang memadai, akan menyulitkan pedagang sayur keliling untuk mengoptimalkan dagangannya.
Berangkat dari beberapa hal tersebut di atas PT Kara Santan Pertama (perusahaan distribusi dan pemasaran produk KARA) bekerja sama dengan Tetra Pak (perusahaan di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman) menggelar “Program Kemitraan Pedagang Sayur Keliling”.
Program ini merupakan bentuk dukungan kepada pedagang sayur keliling sehingga lebih produktif dan mengoptimalkan barang dagangannya.
Program berupa pengadaan gerobak sayur yang memiliki banyak fungsi yang dibutuhkan oleh pedagang sayur. Pedagang sayur keliling terpilih bisa mendapatkan gerobak sayur secara cuma-cuma. Dengan warna menarik menjadikan gerobak sayur ‘naik level’, dan utamanya bisa menambah produktifitas pedagang sayur keliling. Ujungnya, semoga bisa menaikkan omset dan bertumbuh penghasilannya.
Secara simbolis penyerahan gerobak sayur dilakukan pada Jumat, 27 Januari 2023, oleh PT Kara Santan Pertama kepada perwakilan pedagang sayur keliling di Pasar Pondok Gede, Kota Bekasi. “Pedagang sayur keliling merupakan mitra kami, dan dukungan bagi pemasaran produk kami. Kegiatan ini juga wujud terima kasih kami kepada pedagang sayur keliling yang turut mengedukasi masyarakat untuk memilih produk bermutu dan praktis,” jelas Kenedy Hermawan, Marketing Manager, PT Kara Santan Pertama.
Pedagang sayur keliling, selain membawa sayuran, lauk pauk, juga bahan kebutuhan lainnya. Sebagian produk yang ditawarkan ada yang telah dikemas praktis dan higienis, siap saji dan siap konsumsi. Seperti KARA Santan yang diproses dan dikemas dengan teknologi Tetra Pak.
John Jose, Marketing Director Tetra Pak Malaysia Singapore Philippines Indonesia menjelaskan, proses UHT dan pengemasan aseptik Tetra Pak telah terbukti dapat melindungi produk santan kelapa yang dikemas secara higienis.
“Serta memungkinkan menjaga kebaikan dan nutrisi dari santan kelapa. Sekaligus juga memastikan umur simpan lebih lama tanpa menghilangkan rasa dan tekstur alami, serta tidak membutuhkan bahan pengawet,” ucapnya.
Baca Juga: Penataan Alun-alun Kebumen Habiskan Rp 10 Miliar, PKL Akan Direlokasi
Tag
Berita Terkait
-
Waduh, Pedagang Pasar Ungkap Harga Minyak Goreng Merek MinyaKita Tembus Rp 16.000/Liter
-
Minyak Goreng Subsidi Merk Minyak Kita Langka, Pedagang Pasar Curiga Ada yang Bermain
-
Dear Jokowi, Pedagang Minta Batalkan Larangan Jual Rokok Batangan
-
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 14 Pedagang Jalan Perwakilan ke Pasar Klithikan
-
Sosok Ilham Wahyudi Tersangka KPK yang Mirip Pedagang Burung, Bank Sampai Salah Blokir Rekening
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence