Suara.com - Public speaking merupakan salah satu soft skill yang cukup sulit bagi sebagian orang. Seperti asal katanya "speaking", hal ini sangat erat kaitannya dengan kemampuan berbicara.
Banyak orang yang merasa tidak mampu dan tidak berani berbicara di depan umum, sehingga memilih untuk tidak melakukannya. Padahal jika ingin sukses sebagai seorang profesional muda dan mau kariernya cepat berkembang, ia harus berani menaklukan skill ini.
Dengan kemampuan public speaking yang baik, kita jadi lebih percaya diri menyampaikan gagasan, ide, informasi atau hal lainnya dengan baik dan bisa memperluas networking.
Konten kreator, Foiman Zega, yang sering membagikan tips public speaking di TikTok, Instagram dan beberapa webinar mengatakan, kemampuan berkomunikasi dengan baik sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Misalnya saat melakukan presentasi di depan atasan, teman kerja, rekan bisnis, klien dan juga saat melakukan pitching.
“Semua orang bisa belajar public speaking dengan mengikuti kelas pelatihan, dari buku, dan juga bisa dari platform digital seperti Youtube, Tiktok, dan Instagram. Tidak ada yang susah, asalkan punya niat dan mau belajar," ujarnya.
Public speaking dapat menumbuhkan relasi profesional. Semakin besar relasi, semakin besar peluang dan potensi untuk perkembangan karier.
Komunikasi yang baik menjamin adanya pertukaran pikiran dan pandangan yang benar sehingga tidak terjadi kebingungan. Dalam komunikasi ada sebuah pesan/informasi yang akan disampaikan antara pemberi pesan (sender) dengan penerima pesan (receiver).
Berita Terkait
-
Milenial di Kalteng Didorong Kembangkan Potensi Diri Lewat Pelatihan Public Speaking
-
Biar Tampil Keren, Ini 3 Langkah Mempersiapkan Public Speaking
-
Cetak Pemuda Berkualitas Lewat Pelatihan Public Speaking
-
Ganjar Milenial Centar Gelar Kegiatan Public Speaking, Tingkatkan Keterampilan Komunikasi
-
Kuasai Materi Saja Tidak Cukup, Perhatikan 5 Hal ini untuk Memikat Audiens
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?