Suara.com - Bitcoin ETF (Exchange-Traded Fund) merupakan dana investasi yang dapat melacak harga Bitcoin dan diperdagangkan di bursa saham tradisional. ETF Bitcoin sendiri menawarkan investor cara untuk mendapatkan eksposur ke Bitcoin, tanpa harus langsung membeli atau menyimpan mata uang digital.
Bitcoin ETF disebut sebagai instrumen investasi pasif. Setiap ETF terikat pada sebuah indeks dan kinerja ETF melacak kinerja indeks yang mendasarinya. Indeks dapat terdiri dari portfolio crypto campuran atau hanya indeks yang dikaitkan dengan harga Bitcoin.
Hal ini menjawab kekhawatiran mengenai keamanan atau penyimpanan Bitcoin, karena uang investor terikat pada harga, bukan pada aset digital tersebut.
Resna Raniadi, VP of Operations Upbit Indonesia menyampaikan, sebenarnya dengan ETF Bitcoin, investor tidak perlu khawatir wallet mereka akan dibobol atau hilang.
"Yang ada hanya uang di pasar, yang mengikuti harga Bitcoin, sehingga Bitcoin ETF menawarkan cara yang lebih sederhana bagi investor untuk berinvestasi di pasar aset digital tanpa perlu terjun ke dunia kripto secara langsung," katanya.
Walaupun Bitcoin ETF masih menghadapi berbagai kendala dari SEC (Security Exchange Commision), namun pada akhir 2021, akhirnya SEC resmi mengizinkan Bitcoin ETF pertama berbasis future-based, yaitu “Bito”, yang mulai diperdagangkan pada Oktober 2021 di bursa saham Chicago Mercantile Exchange (CME).
Bahkan tahun ini juga, SEC mengizinkan ETF Bitcoin dengan leverage untuk diperdagangkan di Amerika Serikat. ETF Bitcoin yang ditawarkan oleh Volatility Shares diberi nama “2x Bitcoin Strategy ETF” (BITX) dan mulai diperdagangkan di Chicago Board Options Exchange (CBOE), Selasa (27/6/2023).
Bagaimana Dampaknya terhadap Industri Kripto?
Pengumuman disetujuinya Bitcoin ETF dengan leverage ini ternyata memberikan dampak positif terhadap pasar kripto. CoinMarketCap mencatat pergerakan mata uang kripto pada Kamis (22/6/2023).
Harga BTC sempat menyentuh 26.953 Dolar AS dan naik lebih dari 3,5% dalam sepekan. Ethereum juga menguat 3,5% dalam kurun waktu 24 jam. Tentunya pergerakan harga ini dapat dijadikan sinyal positif untuk membuka jalan bagi peraturan kripto yang lainnya seperti untuk ETF Bitcoin Spot oleh SEC.
Baca Juga: Frekuensi Transaksi Harian Bursa Anjlok 7,52% Pekan Ini
“Kebijakan SEC untuk menyetujui ETF Bitcoin dengan leverage, tentunya membawa dampak positif, dimana kita harapkan dapat membawa masuk investor institusional untuk masuk ke pasar kripto yang diharapkan dapat menyuntikkan likuiditas yang signifikan sehingga dapat lebih banyak meningkatkan permintaan di pasar," tambah Resna.
“Meskipun kebijakan ini membawa dampak positif bagi kemajuan industri mata uang kripto. Penting bagi para investor untuk tetap berhati-hati dengan terus mempertimbangkan dinamika pasar, perkembangan regulasi, dan juga faktor eksternal yang dapat mempengaruhi harga,” katanya lagi.
Berita Terkait
-
Penyebab Harga Bitcoin Terus Meroket Hingga Hampir 100 Persen Sepanjang Tahun 2023
-
Harga Bitcoin Cetak Rekor, Pakar Isyaratkan Prospek Kripto Masih Bisa Meroket
-
Cara Kerja dan Kelebihan Binance Coin
-
Gratiskan Biaya Transaksi, Triv Berikan Keuntungan Besar bagi Pengguna
-
Kenalan dengan Cryptocurrency, Ada Teknologi Kriptografi hingga Upaya Desentralisasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks