Suara.com - Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama pekan ini boleh dibilang tak begitu menggembirakan, pasalnya rata-rata ditutup dalam teritori negatif.
Mengutip data BEI, Minggu (21/5/2023) penurunan terbesar terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa mengalami penurunan sebesar 7,52% menjadi 1.270.046 dari 1.373.328 transaksi pada sepekan sebelumnya.
Selanjutnya Rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami pelemahan juga sebesar 1,43% menjadi Rp 10,018 triliun dari Rp10,164 triliun pada pekan sebelumnya.
Begitu juga dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sebesar 0,11%, yaitu pada posisi 6.700,561 dari posisi 6707,763 pada pekan lalu.
Disisi lain kapitalisasi pasar Bursa juga mengalami penurunan sebesar 0,18% menjadi Rp 9.504,018 triliun dari Rp 9.521,038 triliun pada penutupan pekan lalu.
Sementara indikator yang hanya mengalami kenaikan adalah rata-rata volume transaksi harian Bursa yang naik sebesar 10,26% menjadi 21,011 miliar saham dari 19,055 miliar saham dari pekan sebelumnya.
Alhasil investor asing hingga akhir pekan ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 1,04 triliun dan sepanjang tahun 2023 investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 17,014 triliun.
Berita Terkait
-
BMoney Rilis Fitur Penjualan Saham Bagi Pengguna Premium, Ini Ragam Manfaatnya
-
Mau Cuan, Ini Daftar 20 Saham Small Cap yang Layak Diburu Investor
-
Saham Pilihan MNC Sekuritas Berpotensi Naik Walau IHSG BEI Melemah Pekan Lalu
-
PGN Tambah Utang Rp11,76 Triliun dari 4 Bank
-
Ambles Lagi, IHSG Kamis Pagi Dibuka Anjlok 0,52 Persen
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026