Suara.com - Binance Coin atau dikenal dengan BNB merupakan mata uang digital yang kini banyak menyita perhatian. Mata uang crypto ini digunakan untuk investasi atau trading. Meski tidak seterkenal Bitcoin, tetapi nilai Binance coin sangat menggoda.
Pertukaran nilai BNB to IDR yang menggoda ini tentu memberikan keuntungan termasuk waktu yang lebih fleksibel. Kamu cukup menganalisa pergerakan pasar maka kamu bisa mendapatkan keuntungan.
Nyatanya koin crypto banyak ditemui saat ini, jumlahnya mencapai ribuan. Semua pekerjaan itu sama, yaitu berinvestasi dan berdagang. Yang mungkin kamu kenal dan paling populer adalah Bitcoin. Karena Binance menempati urutan keempat dalam hal popularitas cryptocurrency.
Nah, untuk kamu yang ingin berinvestasi crypto secara mudah, download PINTU sekarang! PT Pintu Kemana Saja, dengan brand PINTU merupakan platform jual beli dan investasi aset crypto di Indonesia. Aplikasi PINTU berfokus pada tampilan aplikasi intuitif, mudah digunakan, dengan konten edukasi in-app, terutama bagi investor baru dan kasual.
Saat ini PINTU telah memiliki 120 aset crypto yang diperdagangkan serta banyak fitur dan produk unggulan inovatif, dan edukatif, seperti Pintu Earn, Referral System, PTU Stalking dan Pintu Kelas Academy.
Mengenal Binance Coin
Berdasarkan level cryptocurrency saat ini, Binance Coin memiliki kapitalisasi pasar sebesar $68 miliar. Angka yang sangat mengesankan tentunya, meski masih jauh tertinggal dari Bitcoin yang bernilai lebih dari $846 miliar.
Changpeng Zhao memperkenalkan BNB pada tahun 2017 dan langsung menempati posisi ke-4 di peringkat cryptocurrency teratas. Saat pertama diluncurkan Binance digunakan untuk berdagang dan membayar di Binance.
Namun lambat laun fungsinya meningkat, saat ini juga dapat digunakan untuk bertukar antar cryptocurrency. Artinya kamu dapat menggunakan BNB untuk berdagang melawan Bitcoin, Ethereum, dan platform koin lain yang didukung.
Baca Juga: Beda dengan Rafael Alun, Kenapa Andhi Pramono Belum Dipecat Meski Sudah Jadi Tersangka?
Sejak kemunculan pertamanya, sekitar 10% dari koin tersebut telah dijual kepada investor. Persentase ini sama dengan total 20 juta BNB. Meskipun 40% sisanya dibagi antara seluruh kelompok, yaitu 80 juta BNB.
Sisa 50% atau 100 juta BNB dijual gratis di bursa dalam apa yang disebut Initial Coin Offering (ICO). Binance Coin sendiri masih berada di jaringan Ethereum Blockchain yang menggunakan sistem token ERC20. Saat ini jumlahnya sangat mengesankan, yaitu sekitar 200 juta.
Setahun yang lalu sejak awal, atau lebih tepatnya pada tahun 2018, BNB membakar lebih dari dua juta, dengan $30 juta. Peningkatan ini tidak hanya menambah popularitasnya tetapi juga menahan kenaikan harga. Mereka dengan cryptocurrency terbaik sering digunakan untuk kebutuhan ekosistem Binance.
Cara Kerja BNB
Jika sebelumnya masih dalam jaringan Ethereum, kini cryptocurrency ini memiliki jaringannya sendiri. Artinya investor melakukan perubahan untuk melihat perkembangan harga dan perubahan yang terjadi pada saat itu.
Langkah-langkah keamanan yang digunakan oleh BNB sangat berbeda dengan cryptocurrency pada umumnya. Sementara yang lain menggunakan Proof of Stake atau PoS, BNB menggunakan sistem keamanan Byzantine Fault Tolerant (BFT) dari Tendermint.
Berita Terkait
-
Filep Tekankan Pentingnya Kesadaran Ecological Citizenship dalam Mekanisme Investasi
-
Berbalik dari Rugi ke Laba, Laporan Keuangan DGIK Dipertanyakan
-
Cegah Tipu-tipu, OJK Percepat Inklusi Keuangan dengan Program EKI
-
Bos Waskita Karya Lakukan Pembelaan Soal Poles Laporan Keuangan
-
Beda dengan Rafael Alun, Kenapa Andhi Pramono Belum Dipecat Meski Sudah Jadi Tersangka?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran