Suara.com - Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), saat ini jumlah UMKM mencapai 65,4 juta pada tahun 2019. Namun, masih sedikit UMKM yang telah memperoleh legalitas usaha dan memanfaatkan peluang digitalisasi.
Menjadi Pengaruh adalah sebuah perusahaan dibawah naungan PT GARDA ISWANTO GROUP yang telah memahami peran penting UMKM dalam pertumbuhan ekonomi lokal. Sebagai narasumber utama Direktur Menjadi Pengaruh yaitu Dadang Rachmad Iswanto menjelaskan komitmennya untuk membantu pengusaha, khususnya UMKM, agar dapat tumbuh dan berkembang dengan mendaftarkan legalitas bisnis dan mengadopsi strategi pemasaran online.
"Kami menyadari pentingnya legalitas usaha dan digitalisasi dalam memajukan UMKM di Indonesia. Menjadi Pengaruh berdedikasi untuk membantu para pengusaha UMKM agar dapat bersaing di dunia digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Dadang.
Melalui program ini, Menjadi Pengaruh telah memberikan dukungan dan bimbingan kepada lebih dari 1500 pengusaha dari berbagai bidang, seperti bidang konstruksi, produk skincare, industri pangan dan sektor lainnya. Pada saat pandemi COVID-19 yang melanda dunia, perusahaan ini mempercepat transformasi digital UMKM dengan memberikan layanan konsultasi gratis dan respons yang cepat terkait proses pendirian legalitas usaha dan strategi pemasaran digital.
"Dalam era digital yang semakin kompetitif ini, kami siap memastikan pemilik UMKM memiliki landasan hukum yang solid dan dapat memaksimalkan potensi online mereka," jelas Dadang. "Tim Menjadi Pengaruh akan memberikan konsultasi gratis kepada para pengusaha UMKM untuk membantu mereka dalam pendirian legalitas perusahaan dan mengembangkan strategi pemasaran digital yang efektif."
Dengan adanya legalitas usaha yang terjamin dan penggunaan strategi pemasaran digital yang tepat, Menjadi Pengaruh yakin UMKM di Indonesia dapat berkembang sehingga mampu memajukan perekonomian nasional dan bersaing secara global. Dalam era pasar yang serba cepat dan bebas ini, UMKM harus dapat beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi, terutama dalam perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, UMKM wajib mulai terjun di pemasaran digital untuk mampu bersaing di pasar global.
Menjadi Pengaruh mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergabung dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Melalui langkah-langkah yang tepat, termasuk memperoleh legalitas usaha yang sah dan mengadopsi strategi pemasaran digital yang efektif, UMKM dapat merebut peluang di pasar global dan berkontribusi lebih besar dalam pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui sinergi antara UMKM dan lembaga seperti Menjadi Pengaruh, Indonesia dapat mewujudkan visi menjadi pusat ekonomi regional yang berdaya saing tinggi, di mana setiap UMKM dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Pelatihan UMKM untuk Driver Ojol: Modal Usaha Minim, Untung Maksimal
-
Uang Bulanan Belum Cukup, Inara Rusli Banting Tulang Demi Menutupi Kekurangan
-
Warung Gotong Royong GMC, Solusi Jitu Bantu UMKM Berkembang
-
Cerita Pengalaman Orang di Malaysia Beli Produk UMKM Indonesia Lewat Shopee
-
Membidik Sukses Bisnis Melalui Pengawasan Risiko: Konferensi Nasional IKAI 2023
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel