Suara.com - Pemuda Karang Taruna, Arifin Natareza (25) merupakan salah satu anggota Ganjar Milenial Center (GMC) yang sudah bergabung aktif dalam mengikuti program GMC sejak delapan bulan lalu.
Sejak bergabungnya dalam keanggotaan Ganjar Milenial Center, Arifin mengaku banyak memperoleh ilmu dan manfaat terutama dalam meningkatkan budaya gotong royong.
"Ganjar Milenial Center telah banyak melakukan gebrakan untuk menginspirasi kami sebagai generasi muda, bagaimana GMC sangat terbuka dan merangkul generasi muda, serta mengajarkan kami untuk gotong royong, jujur dan mandiri," ungkap Arifin ditulis Jumat (20/10/2023).
Arifin menambahkan, sejauh ini program yang diselenggarakan oleh Ganjar Milenial Center telah berjalan efektif dan memberdayakan berbagai kalangan.
"Sejauh ini program yang diberikan sangat tepat, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun pelatihan yang dikelola secara berkelanjutan dan hasilnya sudah dirasakan," tambahnya.
Menurutnya, program Warung Gotong Royong menjadi salah satu bukti kesuksesan Ganjar Milenial Center dalam membangkitkan para UMKM yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
"Warung gotong royong ini sangat membantu UMKM dalam meningkatkan iklim wirausaha kecil. Bahkan, tidak hanya di suntik secara permodalan, dicarikan juga pembelinya melalui kegiatan kopdar yang dilakukan oleh GMC," lanjut Arifin.
Arifin berharap Ganjar Milenial Center semakin berkembang terutama dalam mengatasi persoalan penyediaan akses pendidikan bagi pemuda di Jawa Barat.
"Semoga kedepan Ganjar Milenial Center semakin meluas dan memberikan banyak ruang dan memberikan fasilitas para pemuda untuk belajar sehingga meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan masyarakat Jawa Barat sesuai apa yang menjadi fokus dari ayah Ganjar, soal perhatiannya terhadap pendidikan," pungkasnya.
Baca Juga: Cerita Pengalaman Orang di Malaysia Beli Produk UMKM Indonesia Lewat Shopee
Pemilik Warung Gotong Royong GMC, Aditya (33) mengaku terbantu dengan keberadaan Ganjar Milenial Center.
Pasalnya, selain dibantu permodalan, Ganjar Milenial Center memberikan ruang untuk meningkatkan pendapatan usahanya melalui kopdar yang kerap dilakukan di warungnya.
"Sebelumnya pendapatan saya tidak terlalu besar, tapi setelah dibina dan distimulus Ganjar Milenial Center pendapatannya semakin meningkat, warungnya ditata, barang dagangannya diperbanyak dan di datangkan pula konsumennya," kata Aditya.
"Terimakasih untuk Ganjar Milenial Center dan sukses selalu untuk Pak Ganjar, karena berkat warung gotong royong ini dagangan saya semakin laris," pungkas Aditya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman