Industri kesehatan dan kecantikan di Thailand sedang mengalami pertumbuhan pesat, memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian negara. Dikenal karena perawatan medisnya yang maju namun terjangkau, Thailand telah menjadi tujuan utama untuk pariwisata medis.
Pada 2023, sektor kesehatan negara ini mengalami pertumbuhan substansial, didorong oleh meningkatnya permintaan untuk layanan medis berkualitas tinggi dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan negara-negara Barat.
Skema Cakupan Universal memainkan peran penting, dengan pemerintah mengalokasikan sekitar 207 miliar Baht Thailand pada 2023 untuk mendukung layanan kesehatan.
Pada 2024, industri kesehatan dan kecantikan Thailand terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Menurut laporan dari Meiyume, pasar perawatan kecantikan dan pribadi di Thailand mencatat nilai $7,2 miliar, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 13,9%.
Kategori skincare menjadi yang terbesar dengan nilai $2,6 miliar dan diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 9,4%. Selain itu, kosmetik warna menunjukkan pertumbuhan tercepat dengan peningkatan tahunan sebesar 33,9% dan diperkirakan akan terus tumbuh dengan CAGR sebesar 14,7%.
Selain itu, menurut GlobalData, industri kosmetik dan toiletries di Thailand diproyeksikan mencapai $8,57 miliar pada 2024, dengan CAGR sebesar 6,0% dari 2019 hingga 2024. Faktor pendorong utama adalah peningkatan daya beli konsumen yang mengarah pada permintaan produk skincare berkualitas tinggi. Tren kesehatan dan kebugaran yang semakin populer juga mendorong permintaan produk perawatan rambut dan makeup organik serta alami.
Secara keseluruhan, industri kesehatan dan kecantikan Thailand tidak hanya penting bagi pertumbuhan ekonomi negara, tetapi juga menempatkan Thailand sebagai pemain utama di pasar global. Kombinasi layanan medis yang maju dan sektor kecantikan yang berkembang menciptakan banyak peluang untuk ekspansi bisnis dan kolaborasi internasional.
Pasar kecantikan dan perawatan pribadi di Thailand sama kuatnya. Pada 2024, pasar ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan sekitar USD 6,67 miliar, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 5,11% dari 2024 hingga 2028. Kombinasi layanan medis yang maju dan sektor kecantikan yang berkembang menciptakan banyak peluang untuk ekspansi bisnis dan kolaborasi internasional.
Tentang Healthcare and Beauty Business Matching 2024
2024 Thailand Healthcare and Beauty Business Matching adalah inisiatif yang bertujuan untuk menghubungkan dan memperkuat industri kesehatan dan kecantikan antara Thailand dan Indonesia.
Hal ini memberikan platform bagi wirausahawan untuk memperluas prospek bisnis mereka dan membangun kemitraan jangka panjang di kedua negara. Selain itu, inisiatif ini mendorong pertukaran pengetahuan, mendorong inovasi, dan meningkatkan akses ke pasar baru dan teknologi mutakhir.
Hal ini juga mendorong pertukaran praktik terbaik dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan kekuatan dan sumber daya unik kedua negara.
Berita Terkait
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Tanggal Kembar 8.8, Saatnya Lengkapi Kebutuhan Skincare hingga Vitamin dengan Lebih Hemat
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Usai Manon, Sophia KATSEYE Umumkan Hiatus Grup Demi Kesehatan Mental
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!