Dirut PT Herbal Halal Indonesia, Tanto Tranggono mengatakan Imunitra dikembangkan setelah lebih dari satu tahun proses penelitian dan pengembangan di pabrik herbal terpercaya.
“Imunitra menghadirkan kombinasi bahan-bahan alami yang dipercaya dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan,” kata Tanto.
Imunitra menggabungkan madu, lemon, dan jahe merah sebagai bahan utamanya. Madu, yang telah terbukti meningkatkan antibodi dalam tubuh, dikombinasikan dengan vitamin C dari lemon yang mendukung peningkatan sistem kekebalan tubuh. Sementara itu, jahe merah berperan penting dalam memperlancar sirkulasi darah, membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Untuk memastikan efektivitasnya, Imunitra direkomendasikan untuk dikonsumsi anak-anak dua kali sehari. Pagi dan sore, masing-masing dua sendok makan akan memberikan nutrisi yang cukup untuk mendukung daya tahan tubuh mereka dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan.
“Meskipun merupakan obat herbal yang alami, Imunitra tidak dianjurkan untuk anak-anak yang memiliki alergi terhadap madu atau produk lebah lainnya. Keamanan dan kenyamanan anak-anak dalam mengkonsumsi produk ini tetap menjadi prioritas utama,” kata Tanto.
Untuk mempertahankan kualitasnya, Imunitra disarankan untuk disimpan pada suhu ruangan yang stabil. Penyimpanan yang tepat akan memastikan bahwa semua nutrisi alami yang terkandung dalam produk ini tetap terjaga dengan baik
Dibuat dari bahan-bahan alami tanpa tambahan bahan kimia, Imunitra aman untuk dikonsumsi bersamaan dengan suplemen atau obat lain yang mungkin dibutuhkan oleh anak-anak. Hal ini memudahkan orangtua dalam memastikan anak-anak mendapatkan manfaat optimal dari setiap produk yang dikonsumsi.
“Imunitra tidak mengandung bahan pengawet atau pewarna buatan, menjadikannya pilihan yang lebih alami dan aman untuk dikonsumsi setiap hari. Semua komponen dalam Imunitra dipilih dengan teliti untuk memastikan keamanan dan kualitasnya,” tutur Tanto.
Tag
Berita Terkait
-
Data Enthusiast Day 2024: Implementasi Teknologi Digital Jadi Solusi Hadapi Tantangan di Sektor Kesehatan
-
Jokowi Sebut Ranking Kesehatan Indonesia Kalah dari Malaysia, Apakah Dokter Asing Bisa Jadi Solusi?
-
Salah, Campuran Kuning Telur dan Gula Aren Bisa Sembuhkan Sesak Napas Balita, Ini Faktanya
-
Ada Telur, Ini 3 Jenis Cemilan yang Disarankan Dikonsumsi oleh Ibu Hamil
-
Tegaskan Jadi Pemilik Sah Lahan Kantor PKBI yang Digusur Pemkot Jaksel, Ini Penjelasan Kemenkes
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan