Suara.com - Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) menggelar kompetisi stand up comedy di Ivory Coffee dan Culinary, Aceh.
Acara yang bertajuk ‘Amanah Talent Present CPNS (Calon Penerus Stand Up) Road to Grand Final’ ini bertujuan untuk mencari dan mengembangkan bakat-bakat baru dalam dunia stand up comedy, serta memperkenalkannya ke panggung nasional.
Acara yang berkolaborasi dengan komunitas stand up comedy Banda Aceh ini diikuti ratusan pendaftar. Setelah melalui berbagai tahap seleksi, terpilihlah 11 orang komika yang akan melaju ke tahap selanjutnya dan mendapatkan mentoring.
Kesebelas komika terpilih yakni, Putri Azzahra Lubis, Mela Amnidar, Said Muksalmina, Fakhur Bahri, Aditya Pratama, Zaidil Khalet, Agil Septian Sultan, Arif Mustaqim, Rafli Ananda, Septian Dwi Pamungkas dan Aksal Irfanto.
Para finalis tidak hanya bersaing untuk meraih gelar, tetapi juga mendapatkan kesempatan berharga untuk dimentori langsung oleh komika-komika berpengalaman dari Aceh.
Selain itu, mereka juga dibimbing oleh mentor terkenal seperti Bonar Manalu, yang memberikan tips dan trik berharga dalam menyusun materi stand up comedy yang kuat dan menghibur.
Menurut Bonar, anak muda Aceh berpotensi besar untuk menjadi komika-komika yang hebat dan berkembang dalam industri kreatif di Tanah Air.
"Aceh memiliki bakat-bakat luar biasa dalam stand up comedy yang dapat menjadi motor penggerak untuk menghidupkan industri kreatif lokal. AMANAH dengan kompetisinya tidak hanya mencari bakat, tetapi juga mengembangkannya melalui mentoring dan pelatihan yang intensif," ungkap Bonar, ditulis Senin (15/7/2024).
Sementara salah satu finalis Aditya Pratama mengungkapkan kegembiraannya atas proses mentoring yang intensif ini.
Baca Juga: Dear Stand Up Indo, Selamat Ulang Tahun ke-13!
"Saya baru sebulan ini terjun ke stand up comedy, dan dengan adanya bimbingan dari bang Bonar, saya merasa sangat terbantu untuk mempersiapkan diri menghadapi grand final. Inisiatif AMANAH sangat luar biasa dalam memberikan platform bagi komika-komika muda Aceh seperti saya untuk berkembang," ucap Aditya.
Hal senada disampaikan peserta Mela Amnidar. Dia mengatakan AMANAH telah berperan penting sebagai wadah yang luas bagi anak muda Aceh untuk mengekspresikan diri dan mengaktualisasikan potensi mereka tidak hanya dalam stand up comedy, tetapi juga dalam berbagai aspek kreatif lainnya.
"AMANAH bukan hanya tentang kompetisi stand up comedy, tetapi juga mengadakan berbagai event dan lomba yang memperkaya bakat-bakat di Aceh. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami untuk belajar dan tumbuh bersama," ujar Mela.
Dengan adanya dukungan seperti ini, AMANAH berharap dapat terus menjadi pionir dalam mendukung perkembangan industri kreatif di Aceh serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengeksplorasi dan mengembangkan bakat mereka.
Melalui kompetisi stand up comedy ini, diharapkan akan lahir komika-komika muda yang dapat menghibur dan menginspirasi dengan cerita-cerita mereka, tidak hanya di Aceh tetapi juga di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan