Suara.com - PT. Kompas Navigasi Indonesia, pemimpin dalam solusi geospasial, telah secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan akademisi.
Penandatanganan dokumen kerjasama ini diadakan pada acara spesial di Ballroom Teaching Industry Learning Center (TILC), yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa baru dari Departemen Teknologi Kebumian, serta dosen SV UGM.
Dalam acara ini, PT. Kompas Navigasi Indonesia juga menyerahkan alat Y1 GNSS Receiver kepada Departemen Teknologi Kebumian, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan teknologi geospasial di lingkungan kampus.
Selain itu, para peserta juga berkesempatan untuk menyaksikan demo langsung teknologi LiDAR terbaru yang dipersembahkan oleh Kompas Navigasi Indonesia.
Acara yang berlangsung dengan sangat meriah dan penuh antusiasme ini juga menghadirkan talkshow yang penuh motivasi, membahas berbagai tantangan dan peluang dalam industri geospasial di Indonesia.
Direktur PT. Kompas Navigasi Indonesia, I Made Nugraha Jaya Wardana, memaparkan visi masa depan industri geospasial hingga peran, peluang karier, serta tantangan bagi mahasiswa di bidang ini dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk mengembangkan inovasi dalam bidang geospasial dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia," ungkapnya.
Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM, Dr Endang Soelistyowati S Pd MPd, menyambut baik kolaborasi ini.
"Informasi geospasial adalah kunci pembangunan berkelanjutan, yang mendukung analisis perencanaan dan kebijakan. Sekolah Vokasi UGM sangat berterima kasih kepada PT Kompas Navigasi Indonesia atas dukungannya terhadap kegiatan Tridharma di DTK SV UGM," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, PT. Kompas Navigasi Indonesia juga mengumumkan program terbaru kami, yaitu "Kompas GeoBiz Catalyst", yang dirancang sebagai inkubator bisnis bagi mahasiswa dan generasi muda.
Program ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan dalam industri geospasial melalui kompetisi, mentoring, dan peluang kolaborasi dengan para profesional di lapangan.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PT. Kompas Navigasi Indonesia berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun masa depan geospasial yang lebih cerah dan berkelanjutan di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program dan kegiatan Kompas lainnya, selengkapnya dapat dilihat melalui website www.kompas-navigasi.co.id.
Berita Terkait
-
Tanpa Rencana Matang, Ganti Buku Pelajaran Berisiko Jadi Proyek Besar Rawan Korupsi
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Akui Komentar Tak Berempati ke Pasien, Perawat RSA UGM Dihentikan Praktik dan Terancam Sanksi Berat
-
Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan