PURWAKARTA - AKBP Edwar Zulkarnain tak hanya sosok pemimpin Kepolisian Resor (Polres) yang tegas dan disegani. Di balik sosoknya itu, Pria yang akrab disapa Edwar itu rupanya sama seperti orang lain yang punya kegemaran.
Dalam Festival Langlayangan yang digelar di Parang Gombong, Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari tampak telihat AKBP Edwar Zulkarnain bersama Dandim 0619/Purwakarta, Letkol Arm Andi Achmad Afandi bermain kertas berusuk bambu itu.
Kegiatan festival layangan ini memang sengaja digelar di Objek Wisata Parang Gombong yang dianggap sebagai surganya para penerbang layangan. Hamparan rumput yang luas dan pemandangan danau jatiluhur nan indah menjadikan kawasan ini menjadi tempat mengadu layangan tanpa ganguan.
Meski gerakan menarik benang layang-layang terlihat kaku, tapi Edwar tetap berusaha mengarahkan layang-layang itu agar tetap di udara.
Menurutnya, bermain layang-layang jadi salah satu permainan favoritnya di masa kecil. Ia juga sambil bernostalgia saat bermain layangan.
"Main layang-layang juga merupakan hobi saya waktu kecil," Ucap Edwar saat ditemui usai menghadiri Festival Langlayangan, pada Sabtu, 13 Agustus 2022.
Edwar mengungkapkan, bermain layangan juga memicu adrenalin. Apalagi saat mendapat lawan dan mengadu layangan. Permainan tradisional ini mengajarkan untuk bisa menerima kemenangan dan kekalahan.
"Layangan sekarang kan sudah dikembangkan menjadi sebuah olah raga yang bisa dikompetisikan. Ini bisa membawa hobi menjadi prestasi," Sebut Edwar.
Namun demikian, Kapolres juga mengimbau kepada masyarkat untuk bermain layangan di tempat yang aman, agar tidak sampai terjadi membahayakan orang lain diri sendiri serta mengganggu jaringan lsitrik yang ada di Kabupaten Purwakarta.
Baca Juga: Ghana Sudah Terbebas dari Virus Marburg yang Mirip Ebola
"Saya mengimbau kepada masyarakat Purwakarta jika mau main layangan, silahkan saja tapi harus di tempat yang aman. Jangan main layangan di tempat sembarangan karena bisa merugikan orang banyak," ucap Edwar.
Menurutnya, dengan tidak bermain layangan di tempat sembarangan, maka dapat menjaga keamanan jaringan listrik yang tentunya menyangkut kepentingan yang sangat luas.
"Jadi cari tempat bermain layangan yang aman agar tidak berdapak bahaya dan merugikan orang lain ataupun diri sendiri. Cari lapangan yang luas, tidak dekat jalan raya dan tak ada kabel listrik. Seperti di Parang Gombong ini pas sekali buat bermain layangan," pesan AKBP Edwar Zulkarnain.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Mauricio Souza Pasrah Persija Semakin Ditinggal Persib Bandung
-
Novel Anggara Kasih: Ketika Manusia Bisa Lebih Menakutkan dari Hantu
-
Persija Kalah di Kandang, Mauricio Souza Sesalkan Sikap Tidak Sopan Gabriel Silva dan Santos
-
Emas antam Mulai Naik Lagi, Kini Harganya Tembus Rp 2,94 Juta/Gram
-
Dugderan Semarang 2026: Saat Tradisi, Nostalgia, dan Jajanan Rakyat Bertemu di Alun-Alun
-
Naik 98%, BCA Digital Raup Laba Bersih Rp 213,4 Miliar di 2025
-
290 Ribu BPJS PBI Warga Sulsel Dinonaktifkan, Bagaimana Nasib Warga Miskin?
-
Ribut-ribut Usai Dipecundangi Arema FC, Pelatih Persija: Mereka Mengejek!
-
Perlukah Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan? Ini Ketentuannya Menurut Syariat
-
Pengamat : Aturan Pendaftaran Kartu SIM Card Masih Simpang Siur, Butuh Sosialisasi Meluas!